
Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Nasib malang menimpa M. Muzawir Hawari (11), seorang pelajar kelas 4 SD asal Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra. Korban harus dilarikan ke puskesmas setelah diserang kawanan anjing liar saat sedang bermain bola bersama teman-temannya pada Senin (20/4) kemarin.
Menyikapi laporan tersebut, Kapolsek Sakra IPTU I Nyoman Astika, SH., bersama Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas Desa Sakra Selatan, langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menjenguk kondisi korban.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, menerangkan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 10.30 WITA. Saat itu, korban tengah asyik bermain bola di area persawahan dekat rumahnya. Tak lama kemudian, muncul segerombolan anjing liar yang tengah mengejar ayam milik warga.
Berniat menghalau kawanan anjing tersebut agar tidak memangsa ayam, korban beserta teman-temannya justru menjadi sasaran balik. Saat rekan-rekannya berlari menyelamatkan diri, korban yang berada di posisi paling belakang tidak sempat menghindar.
Sedikitnya tiga ekor anjing menyerang korban secara brutal, menyebabkan luka-luka di bagian kaki, paha, tangan, hingga punggung. Beruntung, aksi tersebut diketahui oleh Ida (25), salah seorang karyawan orang tua korban, yang segera memberikan pertolongan dibantu oleh saksi lainnya.
Kemudian korban dilarikan ke Puskesmas Lepak, Kecamatan Sakra Timur. Tim medis segera memberikan tindakan darurat berupa vaksinasi dan pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi serta kemungkinan rabies.
“Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap PKM Lepak. Kondisinya dilaporkan mulai berangsur membaik,” ujar Iptu Rusmaladi.
Pihak Kepolisian Sektor Sakra telah melakukan langkah-langkah hukum mulai dari olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.
Terkait peristiwa tersebut, Iptu Rusmaladi memberikan himbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para orang tua di wilayah tersebut.
“Kami meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan anjing liar di lingkungan pemukiman. Ingatkan anak-anak untuk tidak mendekati atau mengganggu hewan liar,” tegasnya.
Berikut adalah beberapa poin himbauan dari Polres Lombok Timur:
*Tetap Tenang:* Jika bertemu anjing liar, jangan lari atau berteriak. Mundur perlahan tanpa menatap mata hewan tersebut.
*Pengawasan Hewan:* Warga diminta tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran tanpa pengawasan.
*Lapor Aparat:* Segera lapor ke aparat desa atau Polsek terdekat jika menemukan anjing liar yang bersifat agresif.
”Polres Lombok Timur berkomitmen akan segera berkoordinasi dengan instansi lintas sektoral untuk melakukan penertiban hewan liar demi menjamin keamanan dan keselamatan warga, terutama anak-anak,” demikian Rusmaladi.(ds2)







