Home Polres Lotim Gerah Sering Kecurian, Warga Sembalun Bumbung Bakar Motor Terduga Maling Alpukat

Gerah Sering Kecurian, Warga Sembalun Bumbung Bakar Motor Terduga Maling Alpukat

60
0
Lantaran gerah dengan maraknya aksi pencurian hasil kebun, warga Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, melampiaskan amarah dengan membakar satu unit sepeda motor yang diduga milik pencuri alpukat Hass, Minggu malam (8/3).

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur –Ditaswara.com. Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur. Lantaran gerah dengan maraknya aksi pencurian hasil kebun, warga Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, melampiaskan amarah dengan membakar satu unit sepeda motor yang diduga milik pencuri alpukat Hass, Minggu malam (8/3).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WITA, tepat saat warga lainnya tengah melaksanakan ibadah salat tarawih.

Aksi Pengintaian Berujung Pembakaran

Kisah bermula dari inisiatif seorang petani, Amaq Dodik (50), yang sudah jengah karena kebunnya kerap menjadi sasaran empuk maling. Alih-alih ke masjid, ia memilih melakukan pengintaian di kebunnya.

Benar saja, saat suasana sepi, dua orang tak dikenal masuk ke area perkebunan dan mulai memetik alpukat jenis Hass miliknya.

”Bukan sekali dua kali kami kehilangan. Makanya pemilik berjaga-jaga. Benar saja, baru petik empat biji, langsung dikagetkan,” ujar Karis, kerabat korban saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sempat terjadi ketegangan saat Amaq Dodik mencoba menghadang kedua pelaku. Namun karena kalah jumlah, ia berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut mengundang massa. Merasa terdesak, kedua pelaku melarikan diri ke arah yang berbeda dan meninggalkan sepeda motor Honda Beat mereka di lokasi.

Massa yang kadung emosi karena seringnya terjadi pencurian hasil bumi di wilayah tersebut, langsung membakar motor pelaku hingga tinggal kerangka.

Karis mengungkapkan bahwa keresahan petani di Sembalun Bumbung sudah mencapai titik puncak. Bukan tanpa alasan, kerugian yang dialami petani tidak sedikit.

”Satu kebun bisa hilang sampai satu kuintal lebih. Padahal besoknya sudah mau panen, tapi malamnya habis ludes tidak disisakan,” keluhnya.

Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Subadri, membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya telah mendatangi TKP di Dusun Lauk Rurung Barat untuk mengamankan sisa barang bukti.

Baca Juga :  Polres Lotim Gencarkan Keselamatan Berkendara di Pringgabaya, Tekan Angka Kecelakaan Tertinggi di NTB

”Kami mengamankan satu kerangka motor yang terbakar, sebilah golok, kain sarung, tas caril, dan lima buah alpukat Hass,” jelas IPTU Lalu Subadri.

Kapolsek menambahkan bahwa saat kejadian, sebagian besar personel memang sedang dikerahkan untuk pengamanan ibadah tarawih. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aksi main hakim sendiri di masa mendatang.

”Kami minta masyarakat tetap tenang. Kasus ini sedang ditangani Unit Satreskrim untuk mengungkap identitas kedua pelaku yang kabur,” tutupnya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here