Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Upaya pencarian bocah perempuan bernama Asia Auzi Zahra, berusia (7) tahun asal Desa Danerase, Kecamatan Keruak, Lombok Timur yang hanyut terbawa arus sungai saat sedang mandi hujan pada, Senin (16/12) kemarin masih terus dilakukan.
Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Osman, saat dikonfirmasi media ini pada, Selasa (17/12).
Diungkap Osman, kronologi hilangnya korban bermula saat korban bersama temannya sedang mandi hujan dan bermain di sekitar aliran sungai yang ada disekitar tempat tinggalnya.
”Sebelumnya, kepada orangtuanya korban sempat meminta izin untuk keluar rumah bermain hujan. Korban keluar sendiri, karena ibu korban sedang menyusui di dalam rumahnya,” ucapnya.
Kemudian sekitar pukul 14.30 Wita salah seorang teman korban berumur 11 tahun tiba tiba datang ke rumah korban dan memberitahukan bahwa korban hanyut terseret aliran air irigasi.
Selanjutnya, orangtua korban mendapati kabar tersebut langsung meminta bantuan warga sekitar untuk mencari keberadaan korban dibantu oleh piket jaga Polsek Keruak dan petugas Damkar.
“Pencarian terhadap korban masih dilakukan dengan menyusuri saluran irigasi di TKP yang menuju ke Desa Montong Belae. Sampai dengan saat ini anggota jaga bersama SAR Lotim dan Damkar Keruak beserta warga masih melakukan pencarian,” terangnya.
Selain itu, Osman mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada selama musim penghujan saat ini. Terlebih bagi orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya saat keluar rumah. Ditakutkannya selain banjir luapan sungai, pohon tumbang imbas angin kencang juga dapat menjadi ancaman warga saat berpengairan atau keluar rumah
“Kita imbau bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi saat keluar rumah, dan untuk orang tua agar memberikan pengawasan lebih di musim penghujan yang disertai angin kencang seperti saat ini,” tutup Osman.(ds2)








