Penulis : Mustaaan Suardi
Editor : Redaksi.
Lombok Timur .Ditaswara.com. Rumah Tahfidz Al-Qur’an (RTQ) Lestari Berbagi Desa Rempung Kecamatan Pringgasela Lombok Timur menyerahkan sertifikat kepada para santri dan santriwan yang sudah selesai melakukan hapalan Al-Qur’an sekali duduk serta sekaligus dirangkaikan dengan acara peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1446 H Ahad ( 7/7).
“Penyerahan sertifikat ini sebagai tanda untuk para santri yang belajar mengaji di Rumah Tahfidz Al-Qur’an Lestari Berbagi yang sudah mampu menghapal Al-Qur’an di beberapa juz sekali duduk,” kata Ketua RTQ Lestari Berbagi Rio Iskandar dalam sambutannya.

Lebiha jauh dikatakannya,keberadaan RTQ ini menjadi salah satu cara bagaimana ana-anak yang ada di desa Rempung ini mampu membaca dan mengahapal Al-Qur’an secara baik.Selama ini walau dengan segala keterbatasan kemampuan yang ada,para pengurus RTQ Lestari Berbagi selalu bersemangat mengajar dan mendidik para santri. Berbagai terobosan dan inovasi dilakukan yang bertujuan agar para santri maupun para ustadz yang mengajar tetap semangat mengikuti proses belajar mengajar.
Selama ini memang ada beberapa donatur tetap yang mendukung oprasional RTQ,dan saat ini di RTQ juga dilakukan berbagai upaya usaha yang dapat menjadi pemasukan bagi para pengurus RTQ yang salah satunya adalah menyediakan air kesehatan Izzaura yang dimana hasilnya ini untuk kelancaran kegiatan RTQ Lestari berbagi.
“Insya Allah dengan tetap selalu kompak dan tetap berkomitmen untuk kemajuan RTQ,para santri maupun para ustadz akan tetap bersemangat mengikuti kegiatan program RTQ ini,” imbuhnya.

Sementara itu penceramah yang dihadirkan yaitu Ustaz Mukhlis Suwardi M.Si mengajak kepada para santri yang belajar mengaji ini untuk betul-betul berniat untuk meningkatkan kemampuan dalam mempelajari isi kandungan Al-Qur’an. Kepada para orang tua terutama ibu-ibu yang selalu berharap anaknya sukses mengikuti kegiatan RTQ ini dengan selalu mendoakan anaknya setiap akan pergi belajar ke RTQ.
“Anak-anak yang belajar mengaji ini meminta ridho orang tuanya,dan orang tuanya betul-betul mendokan anaknya sehingga antara anak dan orang tuanya akan menyambung harapannya untuk mendapatkan yang terbaik dari Allah SWT,” kata ustadz Mukhlis.
Oleh karena itu lanjutnya,setiap berangkat maupun pulang dari belajar dari RTQ ini,anak-anak harus bertemu langsung dengan orang tuanya.Setiap pergi selalu di doakan dan setiap pulang juga selalu di doakan agar si anak sukses dalam belajar Al-Qur’an. Dengan demikian harapan nantinya akan ada mahkota untuk orang tua akan terkabulkan bila antara harapan dari orang tua dan anak saling bersinergi.
“Semoga dengan mampu membaca dan menghapal ql-qur’an dengan baik akan dapat mewujudkan pribadi yang seperti apa yang dalam Al-qur’an ini,” imbuhnya.

Di ahir acara ini dilakukan acara sungkeman dimana semua santri membasuh kedua kaki ibunya seraya sang ibu mengelus kepala sang anaknya dan berdoa semoga anak-anaknya menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Para ibu-ibu semuanya meneteskan air mata sebagai bertanda ketulusan hati sang ibu untuk kesuksesan anaknya dimasa yang akan datang.
Hadir juga dalam acara ini Kepala Desa Rempung bersama Sekdes,tokoh agama dan masyarakat,para wali santri dan para mahasiswa dari UIN Mataram dan semua pengurus RTQ Lestari Berbagi.(ds2).






