Home Headline Viral Video Duel Dua Bocah Kelas 5 MI di Lombok Timur Hingga...

Viral Video Duel Dua Bocah Kelas 5 MI di Lombok Timur Hingga Salah Satunya Alami Bocor

126
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Beredar video aksi duel dua bocah kelas lima Madrasah Ibtidaiyah (MI) di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur hingga salah satunya alami luka di bagian belakang kepala.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan media ini, kejadian tersebut terjadi usai jam sekolah. Dua bocah tersebut diketahui berinisial WD (11) tahun yakni korban, dan teman duelnya diketahui berinisial AT (11). Kedua bocah itu diketahui merupakan teman karib.

Sekertaris Yayasan Ponpes tempat kedua bocah tersebut sekolah, Tafa’ul menerangkan bahwa ketika dua anak tersebut merupakan teman karib sepermainan. Peristiwa tersebut terjadi di Musholla tempat biasa mereka duduk-duduk sepulang sekolah. “Kemungkinan keduanya sedang bermain-main dan entah karena apa hingga terjadi hal tersebut. Karena sudah selesai jam sekolah ada anak yang bawa HP,” ucap Sekyas Ponpes saat dikonfirmasi media ini, pada Kamis (28/3).

“Bocah yang menjadi korban ini mengalami luka di bagian belakang kepala, dengan empat jahitan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Tafa’ul katakan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi dan memanggil semua pihak yang ada di dalam video tersebut dan orangtuanya. “Dari pagi sudah kita kumpulkan, terutama anak yang dua. Langkah selanjutnya kita akan tetap memberikan agar anak ini tidak trauma,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan itu, pihak Kanwil Kemenag Lotim, aparat kepolisian untuk memberikan tindakan tegas dengan harapan agar hal itu tidak terulang kembali.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pontren Kemenag Lotim H. Hasanudin S.Ag mengatakan bahwa terkait kasus ini pihaknya memiliki Pokja yang fungsinya menangani dan mengawasi pembinaan pontren. Termasuk perilaku dan seluruh aspek yang berkaitan dengan pontren.

Baca Juga :  Kakek Ditemukan Tewas Tersangkut Di Pohon Tebing Sungai Sedalam 20 Meter

“Terkait hal ini, kami akan melakukan pembenahan. Pertama dari aspek lingkungan yang ada disini (sekolah, red), kedua efektifitas tata tertib aturan. Dan ketiga kita akan memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk tidak melakukan hal bullying seperti ini, karena bertentangan dengan etika dan perilaku moral yang diajarkan oleh madrasah,” Demikian Hasanudin.(ds2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here