Home Lombok Timur 9 Tahun Jaringan Menganggur, Dirut PDAM Lotim Akhirnya Buka Lagi Mata Air...

9 Tahun Jaringan Menganggur, Dirut PDAM Lotim Akhirnya Buka Lagi Mata Air Ambung Demi 800 Warga

27
0
Mata air Ambung selama 9 tahun tidak dapat di manfaatkan PDAM Karena tersendera oleh sengketa lahan.

Penulis: Mustaan Suardi
 Editor: Redaksi Ditaswara. Com

 Lombok Timur.Ditaswara.com. Di tengah terik El Nino yang membakar Lombok Timur, air dari Mata Air Ambung akhirnya mengalir lagi. Setelah hampir 9 tahun jaringannya menganggur, PDAM Lombok Timur memutuskan membuka kembali sumber yang selama ini tersandera sengketa.

Keputusan itu diambil langsung oleh Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sofyan Hakim.

Bagi Sofyan, membiarkan sumber air melimpah tidak dimanfaatkan di saat 800 pelanggannya kehausan adalah sebuah kesalahan.

“Pihak PDAM sudah membangun jaringan cukup lama sekitar 9 tahun yang lalu. Sumber mata air ini sudah lama tidak dimanfaatkan untuk masyarakat. Melihat jaringan sudah ada dan masyarakat sangat membutuhkan air pada saat musim El Nino saat ini, maka selaku Dirut PDAM saya mengambil langkah nyata mengaktifkan kembali Mata Air Ambung untuk dinikmati oleh sekitar 800 konsumen,” tegas Sofyan saat di temui Ditaswara. com di ruang kerjanya, Senin (26/10) .

Ia menegaskan, pembukaan kembali Ambung sudah sesuai dengan peraturan yang ada.

Menurutnya, Ambung bukan sumber baru. Jaringan pipa PDAM sudah tertanam sejak 9 tahun lalu untuk melayani jalur Sukamulia – Selong Namun karena persoalan klaim lahan dengan warga, operasionalnya sempat terhenti dan air dibiarkan mengalir terbuang.

“Pihaknya akan merasa salah kenapa sumber mata air yang berlimpah ini tidak dimanfaatkan untuk masyarakat. Intinya saya ingin sumber mata air Ambung ini dapat dinikmati lagi seperti dulu,” ujarnya.

Soal adanya pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan dan keberatan atas pembukaan kembali ini, Sofyan mempersilakan menempuh jalur hukum yang berkompeten.

“Kalaupun ada para pihak yang merasa keberatan atas dibukanya kembali pemanfaatan sumber mata air Ambung, silahkan nanti berhubungan dengan pihak yang berkompeten untuk itu,” katanya.

Baca Juga :  Rugi Ratusan Juta, Asosiasi Peternak Ayam Petelur Lakukan Aksi Pencegatan Mobil Pengangkut Telur Luar Daerah

Langkah PDAM ini mendapat pengawalan dari TNI, Polri dan Satpol PP pada 19 Oktober 2026 lalu, untuk memastikan tidak ada gesekan di lapangan.

Saat ini pihak PDAM sedang memperbaiki jaringan pipa yang rusak, pipa banyak yang kropos maupun ada pipa yang hilang. Biaya perbaikan pipa ini sekitar Rp. 150 juta dan dikerjakan kurang lebih selama satu minggu .

Di sisi lain, pemilik lahan yang didampingi LSM Garuda Indonesia, almarhum Asmadi,  dimana sebelumnya menuntut kejelasan alas hak atas tanahnya. Kini perjuangan itu dilanjutkan ahli waris dan dimediasi oleh Kejaksaan Negeri Selong.

Mediasi Kejari meminta kedua belah pihak adu bukti sah kepemilikan.

Hingga kini, http://Ditaswara.com mencatat, yang paling dirugikan jika sengketa ini berlarut-larut tetap warga. Di satu sisi ada hak keperdataan atas tanah, di sisi lain ada hak hidup 800 keluarga atas air bersih.

Dengan dibukanya kembali Ambung, PDAM Lombok Timur memilih berdiri di sisi warga.(ds1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here