Home Lombok Timur Wagub Apresiasi Siswa Turut Andil Turunkan Angka Stunting di Lotim

Wagub Apresiasi Siswa Turut Andil Turunkan Angka Stunting di Lotim

153
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur. Ditaswara. Com. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. hj. Sitti Rohmi Djalilah, menghadiri kegiatan Aksi Nyata Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam bentuk bakti Stunting yang diadakan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Selong, Kamis (2/3).

Dimana kehadirannya itu sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan yang ia berikan kepada para siswa yang telah menjalankan program P5, baginya program itu adalah istimewa terlebih para siswa dilibatkan dalam pemberantasan Stunting.

“Karna ini aksi sukarela Stunting, satu orang siswa itu satu telur per tiga atau empat bulan sekali, hal tersebut tidak memberatkan sama sekali,” katanya.

Dikatakannya, dengan bergotong royong akan terkumpul banyak telur dan yang paling terpenting adalah melatih kepekaan siswa tentang Stunting.

“Terpenting adalah melatih kepekaan mereka, mereka tahu Stunting, akhirnya mereka belajar Stunting itu apa, kemudian apa penyebab, apa yang bisa mengatasi Stunting, dan mereka bisa masuk kemana untuk bergotong royong mengatasi Stunting ini,” paparnya.

Lebih jauh Wagub mengatakan, Sudah banyak telur yang sudah di drop ke Posyandu melalui puskesmas untuk sampai di anak Stunting. Tetapi lanjut Wagub, setiap proses penurunan Stunting selalu saja memiliki protes di setiap gerakan.

“Kita mau mendorong untuk penurunan Stunting ada saja protesnya,” kesahnya.

Lanjut dikatakannya, padahal ini bicara bagaimana meningkatkan kepekaan sosial anak-anak, sekaligus dia paham tiga bulan cuma Dua ribu, bahkan ada anak-anak yang lebih dari itu dia ikhlas, orang tua pun ikhlas tidak ada yang memaksa.

Lebih jauh dikatakannya, angka penurunan Stunting di Lotim sudah mengalami penurunan sembilan belas persen, meskipun Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dan e-PPGBM(elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) berbeda.

Baca Juga :  Buntut Panjang Terkait Izin Kecimol di Desa Greneng, Warga Ancam Aksi Kembali

“Meskipun SSGI dan e-PPGM berbeda, kenapa kita confidence karna daya yang diinput itu seratus persen karna kita ingin semua balita yang ada di NTB ter input,” jelasnya.

Wagub NTB pun menekankan kepada Pemkab Lombok Timur supaya lebih fokus jangan terbuai dengan penurunan yang ada.

“Lebih fokus jangan terbuai dengan penurunan yang ada itu bisa melonjak dengan cepat kalau tidak konsisten by sistem sehingga bisa turun terus,”pungkasnya.(aty).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here