TIM SATGAS SABER PUNGLI LOTIM KEDEPANKAN UPAYA PENCEGAHAN TERHADAP ADANYA PUNGLI

-

 

LOMBOK TIMUR.Ditaswara.com.Semua anggota Tim Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli Kabupaten Lombok Timur melaksanakan rapat koordinasi yang langsung di pimpin oleh Ketua Tim Saber Pungli Lotim Wakapolres Lotim Kompol Jaky Magfur S.Ik. Persoalan tentang kesemarautan masalah parkir liar dan adanya pungli yang tumbuh banyak di Lombok Timur menjadi topik dalam rakor tersebut. Menghadapi hal tersebut akan di kedepankan mekanisme dengan melakukan pencegahan terlebih dahulu dan selanjutnya melakukan penindakan berdasarkan peraturan yang ada.
“Untuk itu kita akan bekerjasama dengan pihak Perhubungan dengan harapan manajemennya sesuai dengan ketentuan dan tidak terjadi praktik pungli,termasuk juga akan kita cek masalah angkutan seperti kapal penyebrangan,dum truk dan jenis angkutan lainnya,” kata Kompol Jaky Magfur dalam rapat koordinasi Tim Saber Pungli Lotim di ruang Rupatama Polres Lombok Timur,Rabu (3/8).


Lebih lanjut dikatakannya,untuk itu dalam rapat koordinasi ini di bahas tentang strategi bertindak di lapangan,diminta supaya semua Pokja Tim Saber Pungli memuat rencana kegiatan sehingga tergambar apa yang akan di kerjakan satu bulan kedepan. Dengan demikian semua bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Saat ini juga harus dilakukan upaya mengatur masalah parkir di mana di tata dan di rapikan sedemikian rupa dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi.Untuk Pokja Inteljen segera di buat produknya dan segera melaporkan ke Ketua Saber.Untuk upaya penindakan diminta dari Reskrim dan unit yang lain melakukan pendataan dan melakukan pencegahan atau penindakan.
Kepala Inspektur Lombok Timur Drs.Salmun yang menjabat sebagai Wakil Ketua Saber Pungli Lotim mengatakan,adanya Tim Saber seperti ini merupakan suatu hal yang di inginkan dari sejak dahulu sesuai dengan keinginan dari Bupati Lombok Timur. Tentang masalah parkir liar ini menjadi budaya yang kurang baik dan ini harus segera di tertibkan.
“Saat ini kita lebih mengutamakan pencegahan terlebih dahulu untuk memberikan pengertian kepada masyarakat,selanjut sebagai upaya mendukung oprasional Tim Saber pungli,pada tahun 2022 sudah di anggarkan 145 juta rupiah lebih,dan sampai sekarang anggaran tersebut sudah terpakai sejumlah 87 juta rupiah atau sekitar 80 persen,” katanya.
Sementara itu Kasat Pol.PP Lombok Timur H.Sudirman mengatakan,saat melakukan tugasnya di lapangan para petugas ini sering diperlakukan kurang sopan seperti yang sering terjadi Jenggik,hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri saat melakukan tugasnya. Oleh karena itu pada saat sekarang harus di tetapkan pola seperti apa untuk melakukan pencegahan dan tindakan yang nantinya akan dilakukan,sehingga jelas kapan waktunya,siapa,arah,dimana sasarannya.
Dari Kasat Reskrim Polres Lombok Timur yang disampaikan oleh Iptu M.Pajri Strk selaku koordinator Tim Pokja Penindakan mengungkapkan, pada tahun 2022 sudah dilakukan satu tindakan terhadap parkir liar yang ada di kawasan Pusuk Sembalun yang sampai saat ini masih dalam proses hukum.
“Kami akan segera mengumpulkan teman-teman dari khusus Reskrim yang bertugas melakukan oprasi terhadap parkir liar, terkait adanya upaya pencegahan semuanya nanti akan di serahkan tim yang sudah ada,” katanya.
Penyampaian dari Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pokja Yustisi,berharap untuk melakukan pencegahan secara humanis,dan untuk para petugas yang menarik retribusi hendaknya di berikan pelatihan terlebih dahulu untuk mengoptimalkan hasil di lapangan. Sementara dari Pasi Intel Kodim yang menyoroti adanya pungli pada saat pemberian Bansos yang dilakukan oleh oknum masyarakat.(ndk).

Baca Juga :  Ustaz Abdul Somad Akan Isi Tausiah Nasional HUT JMSI dan HPN 2021

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.