Home Berita Tak Kunjung Diperbaiki Jembatan Ulem-ulem di Lombok Timur Masih Hasil Menunggu Dari...

Tak Kunjung Diperbaiki Jembatan Ulem-ulem di Lombok Timur Masih Hasil Menunggu Dari Pusat

221
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com.– Jembatan yang menghubungkan 6 dusun di kawasan wisata Ulem-ulem, Desa Tetebatu Kecamatan Sikur hingga saat ini tak kunjung mulai diperbaiki setelah ambruk akibat cuaca buruk pada Minggu 13 November 2022 lalu.

Untuk menuju kantor Desa masyarakat yang berada di enam dusun tersebut harus putar arah melintasi beberapa dusun karena mereka belum bisa melewati jembatan yang masih belum diperbaiki sejak 8 bulan belakangan tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil verifikasi faktual yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. “Kalau itu kejadiannya kan pada bulan November, dan setelah kita melakukan kajian langsung, kita masukkan ke BNPB Pusat karena itu perbaikan yang cukup besar, berbeda dengan jembatan yang lain, yang bisa diselesaikan Pemda melalui Dana Tidak Terduga (DTT),” ucapnya saat dikonfirmasi pada Senin (24/7).

Muliadi menyebutkan karena kondisi jembatan Ulem-ulem yang rusak parah itu harus dilakukan perbaikan total. Lebih jauh imana dalam prosesnya itu memang tidak bisa dilakukan satu atau dua bulan, namun harus melalui kajian mendalam.

Sebelumnya pihak BPBD Lombok Timur juga telah melalui konsultasi rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) pascabencana, dan saat ini juga sudah diterima oleh BNPB Pusat. Ia menilai persoalan lamanya tertangani jembatan tersebut menjadi sesuatu yang wajar, mengingat Lombok Timur bukan satu satunya daerah yang mengharapkan bantuan BNPB untuk mengatasi persoalan kerusakan infrastruktur pascabencana.

Saat ini lanjutnya, ada sebanyak 115 kabupaten atau kota yang telah mengajukan konsul RR tersebut ke BNPB Pusat, dan dari 115 tersebut hanya 25 Kabupaten saja yang berhasil ke tahap verifikasi faktual oleh BNPB. “Alhamdulillah, dari 115 kabupaten yang mengajukan, sekitar 25 kabupaten yang diverifikasi dan Lombok Timur salah satu kabupaten itu,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Lotim Perbolehkan Salat Ied di Masjid, Tapi Tidak Untuk Takbir Keliling

Pihaknya masih menunggu hasil verifikasi yang telah dilakukan, namun ia meminta masyarakat tetap bersabar, mengingat masih ada tahapan selanjutnya. “Yakni proses perencanaan DD, dan setelah itu kita segera proses masuk ke Kemenkeu baru ke proses penetapan hibahnya,” ujarnya.

Kendati demikian, dia menggaris bawahi, jika sebelumnya telah dilakukannya verifikasi, maka sifatnya sudah pasti perbaikan di jembatan tersebut akan dilakukan. “Sejauh ini belum ada kendala serius, lamanya proses ini memang dikarenakan butuh kajian mendalam terkait perbaikan itu. bahkan menurut kami ini sangat cepat terkait waktu verifikasi faktualnya dilakukan,” demikiannya.(aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here