Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur.Ditaswara.com. Sebanyak 62 orang siswa SMK Dane Rahil Ramban Biak Kecamatan Lenek di lepas secara resmi oleh Kepala Sekolah dan pengurus Yayasan Amal Saleh Dane Rahil.Ada dua jurusan yang di buka yaitu jurusan jasa pariwisata /akomodasi perhotelan dan administrasi perkantoran.
Kepala Sekolah SMK Dane Rahil Hamzan Saeful Bachri S.Pd mengharapkan kepada para siswa untuk senantiasa dapat menjaga nama baik sekolah saat bekerja dimanapun juga.
“Apa yang sudah didapatkan di sekolah SMK ini agar di terapkan dimanapun kalian bekerja,tetap menjaga nama baik sekolah dengan bekerja sungguh-sungguh dan propesional sesuai dengan keahliaanya masing-masing,”katanya.
Semakin ketatnya persaingan pasar kerja tentu harus di sikapi dengan menunjukan kinerja yang baik,disiplin yang baik dan selalu terus mau belajar meskipun sudah tamat di sekolah. Sesuai dengan bidang jurusan yang ada kwalitas dari alumni tamatan SMK Dane Rahil tetap harus di utamakan sehingga tetap bersaing dengan sekolah lain yang lebih maju dari sisi fasilitasnya.
“Saya mengucapkan selamat kepada semua siswi yang sudah menyelesaikan sekolahnya ini semoga ilmu yang sudah didapatkan selama ini dapat menjadi bekal untuk menyongsong masa depan yang gemilang,”imbuhnya.

Sementara itu perwakilan yayasan Amal Saleh Dane Rahil Wanji Permana mengatakan , kepada semua yang tamatan di angkatan ke 7 ini disampaiakn selamat menempuh tantangan hidup yang baru di level selanjutnya.Mewakili ketua umum Yayasan Amal Saleh Dane Rahil menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena tidak dapat hadir terkendala karena kondisi lagi kurang sehat. Ada beberapa pesan yang penting yang dapat di pedomani untuk menjadi bekal dimasa yang akan datang seperti prinsip yang diungkapkan oleh Soekarno yaitu jangan pernah melawan arus tetapi ikuti arus namun jangan terseret.Artinya banyak sekali hal-hal baru yang akan di ketemukan tetapi banyak hal-hal yang berlawanan dengan hati nurani,dan hal di butuhkan kebijaksanaan untuk menyikapinya.
“Seperti yang di katakan pendiri Dane Rahil bahwa kalau bersama bebek,mari ikuti ikut seperti bebek tetapi jangan pernah menjadi bebek,artinya harus mempunyai prisnsip dan selalu berpegang teguh kepada nilai-nilai atau kepada iman dan jangan mudah tergoda dan asal ikut-ikutan dalam mengambil sembuah keputusan,”katanya.
Nilai filosopis yang lain yaitu selamat dunia selamat ahirat,dalam perjuangan selalu tenang dan waspada dan jangan pernah bertindak ceroboh.Jangan pernah menyerah,Jangan pernah berputus asa,karena dalam setiap perjuangan selalu ada tantangan dan ujian dan jangan pernah lupa berdoa karena itu sebagai batasan sebagai hamba Allah dengan segala ketetapannya.
“Tetap teguh dan tidak boleh bercerai berai tetap menjaga nilai-nilai persatuan dan silaturrahmi untuk terwujudnya sebuah kekuatan dalam mengejar sebuah harapan,”jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi NTB yang di wakil oleh pengawas SMK Lombok Timur H.Akhmad Rifai,M.Pd mengatakan,di SMK Dane Rahil ini ada jurusan pariwisata yang beriringan dengan industri kreatif,ada nya seni tari beriringan dengan industri kreatif,oleh karena itu pihak Yayasan agar dapat bekerjasama dengan dunia pariwisata.
“Bila ada event-event anak-anak dapat tampil sehingga ada nilai ekonomi yang di jual kedunia pariwisata dan ini termasuk hasil ekonomi kreatif,” katanya.
Lebih jauh dikatakannya,anak-anak SMK ini sesuai dengan dengan kemauan pemerintah yaitu ada 3 indikator,setelah lulus harus dapat bekerja,semua siswa sudah di bekali keahlian,apalagi sekarang ada program magang kedunia industri sebagai nilai tambah kompetensi para siswa.Selanjutnya yang kedua yaitu melanjutkan pendidikan dan bila orang tua punya kemampuan ini harus dilakukan.Pihak Yayasan juga dapat mendukung hal ini dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
“Pihak Yayasan dapat merencanakan kedepannya SDM nya seperti apa,sehingga setiap tahun tidak bingung untuk mencari tenaga pengajar,”jelasnya.
Selanjutnya yang ketiga yaitu tamatan SMK itu harus dapat berwirausaha atau biasa di sebut BMW (bekerja melanjutkan wirausaha).Program ini lagi di genjot oleh Dikbud Provinsi,dimana satu anak harus punya satu usaha dan sektor salah satunya yang dapat di dorong yaitu Tata boga (masakan).
SMK Dane Rahil ini lanjutnya ,sekarang dalam kondisi sudah lari karena sudah berumur 9 tahun,perkembangannya cukup bagus dan siswanya tetap ramai.
“Yang berat sekarang ini adalah merawat dan memelihara sekolah.jumlah siswanya cukup banyak dan tidak cukup dipikirkan oleh kepala sekolahnya saja,tetapi pihak yayasan sangat berperan penting untuk menjaga kesinambungan pendidikan di sekolah ini,”imbuhnya.
Acara Tasyakuran Penamatan SMK Dane Rahil angkatan ke 7 terdiri dari 40 siswa jurusan OTKP dan 20 siswa jurusan perhotelan mengambil tema “Teruskan Perjuanganmu Menghadapi dunia nyata dengan di iringi orang tua dan guru”. Semua wali murid,para guru dan undangan di suguhkan beberapa penampilan karya seni para siswa mulai dari tari kreasi maupun tari tradisonal dengan di iringi group kesenian yang ada di SMK Dane Rahil.(aty).








