Hukrim

Satu Tahun DPO Kasus Korupsi Dermaga Labuhan Haji, Taufik Ramadhi Akhirnya Tertangkap.

-

Penulis : Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com.Setelah satu tahun menjadi buronan kasus korupsi proyek Penataan dan Pengerukan Dermaga Pelabuhan Labuhan Haji tahun 2016, Taufik Ramadhi berhasil ditangkap Tim Tabur Kejati NTB yang dipimpin Kasi E, Denny Iswanto, SH dibantu oleh Tim Intelijen Kejari Kota Bandung di Jln. Sukarajin I Gg. Sukaihlas No.5 Kecamatan Cibeunying Kidul Kelurahan Cikutra Kota Bandung, pada Rabu (22/11) sekitar pukul 09.11 WIB.

Berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur Nomor: B-1294/N.2.1w/Dti.4/08/2022 tanggal 29 Agustus 2022 tentang bantuan pencarian dan penangkapan tersangka Taufik Ramadhi telah diterbitkan surat perintah operasi Intelijen tanggal 20 Nopember 2023 untuk melakukan pencarian dan penangkapan DaftarPencarian Orang (DPO).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Timur, Lalu Muhammad Rasyidi, SH, MH, mengungkapkan kronologis sesaat sebelum penangkapan terhadap buronan Taufik Ramadhi. Setelah mengetahui letak persembunyian pelaku, Rabu (22/11) pukul 09. 45 WIB, Tim Tabur Kejati NTB berangkat dari Mataram menuju Jakarta, selanjutnya menuju Kota Bandung menggunakan mobil menuju kediaman pelaku.

Sebelum penangkapan, Tim Tabur Kejati NTB membentuk tim menjadi 3 bagian. Tim 1 bergerak ke rumah DPO, Tim 2 bergerak ke rumah anaknya dan tim 3 bergerak ke rumah saudara istrinya. Tim terus memantau pergerakan pelaku untuk dilakukan penyergapan.

Karena belum ada tanda-tanda pergerakan, tim kemudian beristirahat dan melanjutkan pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, Tim mendapatkan pergerakan DPO dari rumah saudara istri menuju rumah orang tuanya di Gang Suka Ikhlas No. 5, Tim segera menangkap pelaku kemudian diamankan di kantor Kejari Kota Bandung untuk dibawa ke Lombok Timur,” jelas Rasyidi kepada awak media, Kamis (23/11).

Baca Juga :  36 Lonjor Pipa Proyek SPAM Selatan Dibakar Orang Tak di Kenal di Kecamatan Masbagik

Rasyidi menerangkan bahwa penangkapan Taufik Ramadhi sebagai DPO adalah kali ketiga oleh Tim Tabur Kejati NTB tahun 2023 sekaligus implementasi surat Jamintel terkait optimalisasi Tim tabur 3.1. “Tertangkapnya DPO Taufik Ramadhi merupakan peringatan bagi DPO yang lain agar segera menyerahkan diri karena tidak ada tempat yang aman bagi DPO,” tegasnya.

Sebagaimana berita yang berkembang sebelumnya, Ir. Taufik Ramadhi merupakan Komisaris PT Guna Karya Nusantara (GKN) masuk menjadi DPO selama satu tahun lebih sejak tahun 2022 lalu. Pencarian tersangka tersebut melibatkan berbagai pihak terkait untuk melakukan penangkapan terhadap koruptor yang telah merugikan keuangan negara hingga Rp7,6 miliar itu.

Kendati sebelumnya, tersangka sempat mengajukan gugatan pra peradilan ke pengadilan karena keberatan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Namun gugatannya ditolak PN Lombok Timur.(ds2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *