Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. (Kepolisian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur (Lotim) terus mengejar pelaku sopir dum truk yang melarikan diri hingga menewaskan seorang perawat bernama Nur Dianti (31) di jalan raya Rempung Lombok Timur beberapa waktu lalu.
Hal itu diungkap Kanit laka lantas Polres Lotim, Ipda Alam Prima Yogi saat ditemui media ini diruangannya, Senin (8/7). Disebutkan pula bahwa pihaknya masih terus mencari bukti dan saksi yang melihat jelas kronologi kejadian tersebut.
”Upaya yang kami lakukan dari penyidik saat ini masih mencari saksi yang melihat langsung kejadian ini. Sehingga bisa mengungkapkan kendaraan mana yang mengenai korban,” ucapnya.
Meski sudah ada cctv yang memperlihatkan body dump truk namun diakui pihaknya harus lebih teliti lagi. ”kami harus benar-benar teliti darimana arah diambilnya, posisinya dimana cctv tersebut. Dan apakah cctv itu bisa melihat langsung identitas atau plat nomor dari kendaraan tersebut bukan bodynya,” terangnya.
Kendati kasus ini masih dalam penyidikan, Yogi menyebut pihaknya tidak bisa main hakim sendiri memastikan jika tidak ada barang bukti jelas yang memperlihatkan kejadian tersebut secara langsung.
”jika ada BB yang memperlihatkan langsung kejadian itu kami akan langsung mengamankan kendaraan dan pelakunya sesuai proses hukum sesuai pasal 310 ayat 4. Dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 juta,” pungkasnya.(ds2)








