Home Berita Peran Penting PAUD Dalam Membangun Pondasi Kuat Perkembangan Anak Usia Dini

Peran Penting PAUD Dalam Membangun Pondasi Kuat Perkembangan Anak Usia Dini

147
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Ratusan anak usia dini, wali murid dan para guru dari 21 Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) turut memadati acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertemakan “Terimakasih Bunda PAUD”. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Tugu Selong, Rabu (9/8).

Ny. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah selaku Bunda PAUD Provinsi Nusa Tenggara Barat turut hadir membuka kegiatan tersebut.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan itu adalah untuk memperkuat peran penting pendidikan usia dini dalam membangun pondasi yang kuat bagi perkembangan anak-anak. Kegiatan tersebut semakin meriah dengan persembahan hiburan dari perwakilan anak-anak PAUD dari setiap Kecamatan.

Selain itu, Ny. Hartatik Sukiman Azmy selaku Bunda PAUD Kabupaten Lombok Timur mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait yang telah membantu mempersiapkan kegiatan Gebyar PAUD tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik. “Terimakasih juga juga saya ucapkan kepada guru pendidik PAUD se-Kabupaten Lombok Timur karena telah antusiasme dalam mempersiapkan anak-anak PAUD yang turut hadir memeriahkan kegiatan ini,” ucap Ny. Hartatik Sukiman.

Menurut Hartatik kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang silaturrahmi dan kegembiraan para peserta semata, tetapi secara tidak langsung memberikan dampak yang besar bagi para pedagang dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Ny. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar PAUD tersebut menjadi ajang silaturrahmi Pemerintah Provinsi NTB di Kabupaten Lombok Timur sebelum berakhirnya masa pemerintahan Zul-Rohmi.

Melalui kegiatan tersebut Ny. Niken berharap kehadirannya dapat sama-sama menggerakkan program transisi PAUD-SD yang menyenangkan. “Dalam melaksanakan gerakan ini ada 3 (tiga) hal yang perlu kita sosialisasikan yakni terkait tes calistung,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Pusat dan Daerah Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem: 100 Pemuda Lotim Dibina Jadi Wirausaha Mandiri

“Bahwa dalam Pendidikan PAUD anak didik kita tidak diwajibkan bisa membaca, menulis dan menghitung sebelum masuk ke jenjang SD,” Lanjutnya.

Lebih jauh dikatakan Niken, bahwa dalam gerakan transisi saat ini anak-anak diharapkan selalu berada dalam lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya. “Dalam gerakan transisi ini diharapkan guru pendidik PAUD untuk berfokus pada 6 kompetensi dasar, mengingat guru adalah pembentuk generasi bagi anak PAUD yang sedang di masa Golden Age,” katanya.

Diakhir acara kegiatan tersebut Ny. Niken juga memberikan penghargaan kepada guru-guru PAUD Holistik Integratif dan Non Holistik Integratif yang berprestasi dan berdedikasi dalam memberikan pelayanan dan Pendidikan bagi anak-anak di Lombok Timur.(aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here