
Penulis: Buati Sarmi
Penulis: Buati Sarmi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Seorang pemancing asal Lombok Tengah, Santri Riadi (35), yang juga merupakan Kepala Dusun (Kadus) Pemantek Lauk, dilaporkan hanyut di perairan Pantai Tabuan, Desa Kwangrundun, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim), pada Selasa (4/11) sore. Hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, kepada awak media membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.
Dijelaskan bahwa peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA kemarin. Berdasarkan keterangan saksi, rombongan pemancing dari Desa Pemantek Lauk, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, tiba di lokasi Pantai Tabuan pada siang hari. Kemudian mulai memancing secara tradisional (mancing berendam) sekitar pukul 13.00 WITA, saat kondisi air laut sedang surut sebatas lutut.
”Sekitar pukul empat sore, tiga orang pemancing berniat kembali ke daratan. Namun, di tengah perjalanan, ketiganya tiba-tiba terseret arus laut yang kuat,” ungkap Osman, pada Rabu (5/11).
Seorang warga Desa Kwangrundun yang kebetulan sedang memanah ikan di pantai melihat kejadian tersebut dan segera berupaya memberikan pertolongan. Dua orang berhasil diselamatkan dan dibawa ke pantai, namun nahas, korban Santri Riadi lebih dulu terseret arus deras ke tengah laut lepas dan hingga kini menghilang.
”Dugaan sementara, korban hanyut karena kondisi air laut yang mulai pasang dan kuatnya arus laut di perairan tersebut, mengingat Pantai Tabuan langsung menghadap ke Samudera Hindia,” katanya.
Tak berselang lama mengetahui peristiwa tersebut, anggota kepolisian Polsek Jerowaru segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Hingga malam hari, keluarga korban, dibantu oleh aparat TNI/Polri, Pemerintah Desa setempat, dan Tim SAR Kabupaten Lotim, masih bersiaga di Pantai Tabuan.
Upaya pencarian belum maksimal dilakukan dan masih menunggu kondisi air laut kembali surut karena cuaca dan arus yang belum memungkinkan. Tim SAR dan aparat gabungan diharapkan segera dapat melanjutkan upaya pencarian setelah kondisi cuaca dan arus laut membaik.(ds2)




