Home Headline H-1 Pernikahan, Tuan Guru di Lombok Timur Ditinggal Kabur Calon Pengantin Wanitanya

H-1 Pernikahan, Tuan Guru di Lombok Timur Ditinggal Kabur Calon Pengantin Wanitanya

218
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor: Mustaan SuardiSuardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Khitbul Umam, merupakan seorang Tuan Guru (TGH) asal Desa Bungtiang Kecamatan Sakra Barat Lombok Timur harus menelan pil pahit pada hari yang seharusnya menjadi hari perkawinan bahagianya, namun disayangkan ia ditinggal kabur oleh mempelai wanitanya bernama Tiwi asal Kalijaga Selatan Kecamatan Suralaga yang menghilang dimana sebelumnya dilangsungkan lamaran dirumah mempelai wanita.

Dari informasi yang diperoleh media ini, melalui Kepala Desa Bungtiang, Lalu Huzaini, menuturkan bahwa kejadian bermula pada hari Sabtu (4/11) saat tuan guru hendak melangsungkan pernikahan yang telah direncanakan dengan rampung di bahas dari kedua belah pihak keluarga dan telah disepakati akan dilangsungkan pernikahan sesuai dengan adat dan budaya orang Desa bungtiang, dengan menggelar acara begawe.

Bahkan kata dia, keluarga TGH Khitbul juga telah menyembelih 2 (dua) ekor sapi dan menggelar acara yang lain. “Tapi disayangkan pada H-1 sebelum acara begawe itu mempelai wanitanya kabur,” Kata Lalu Huzaini kepada media ini.

Kejadian kaburnya mempelai wanita tersebut sempat menimbulkan kehebohan, terlebih dikalangan jamaah dari TGH Khitbul sendiri dan juga membuat keluarga besar dari TGH Khitbul kecewa dan menginginkan uang yang sebelumnya di berikan saat proses lamaran dikembalikan.

Dengan kejadian itu lanjutnya, selaku kepala desa bersama kepala wilayah dan tokoh masyarakat mendatangi kepala wilayah Dusun Kalijaga. Anehnya, pada saat di datangi, keluarga dan calon pengantin tidak ada di rumah. “Dari pihak pemerintah desa dalam hal ini kepala wilayah juga tidak tau kalau ada yang mau menikah, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” tuturnya.

Adapun dengan gagalnya pernikahan tersebut, pihak keluarga besar mempelai pria yakni tuan guru berencana akan mendatangi pihak keluarga perempuan untuk meminta semua biaya yang sudah diambil. “Kalau melaporkan ke pihak berwajib kami tidak tau, yang jelas pihak keluarga tuan guru akan pergi ke rumah perempuan ini untuk mengambil uang yang sudah diambilnya,” Demikiannya.(ds2)

Baca Juga :  Iklan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur dari KPU Kabupaten Lombok Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here