Home Berita Gandeng 28 Mitra, Bulog Lombok Timur Tancap Gas Serap Gabah Petani

Gandeng 28 Mitra, Bulog Lombok Timur Tancap Gas Serap Gabah Petani

306
0
Kepala Bulog Lombok Timur Supermansah

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi. 

Lombok Timur – Ditaswara.com.Langkah agresif ditunjukkan Bulog Cabang Lombok Timur dalam mengoptimalkan penyerapan gabah petani. Kepala Bulog Lombok Timur, Supermansah, menegaskan bahwa sinergi apik dengan 28 mitra kerja menjadi kunci utama dalam upaya mencapai target ambisius, yakni 34.000 ton setara beras hingga pengujung tahun 2025.

Hingga 10 April 2025, Bulog Lombok Timur telah mencatatkan serapan gabah setara 8.414 ton beras, atau sekitar 25% dari target yang dicanangkan. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi erat dengan 28 mitra strategis ini memainkan peran krusial dalam mempercepat dan mempermudah alur penyerapan gabah langsung dari para petani di Bumi Gora bagian timur ini.

”Kita full support dari 28 mitra kerja kita. Mereka ini yang bantu dari proses penjemputan gabah di petani, pengeringan, sampai penggilingan jadi beras dan masuk ke Bulog,” ucap Supermansah dalam jumpa persnya bersama awak media, Jumat (11/4).

Lebih lanjut, ia juga mengajak para petani yang akan memasuki masa panen untuk memanfaatkan jaringan yang dimiliki Bulog dan para mitranya. Petani dapat langsung menghubungi kantor Bulog terdekat atau berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di wilayah masing-masing. Nantinya, PPL akan menjadi jembatan penghubung petani dengan mitra-mitra Bulog untuk proses transaksi dan pengeringan gabah.

”Biar mudah, petani yang mau panen silakan kontak Bulog terdekat atau PPL di wilayahnya. Nanti biar PPL yang hubungi Bulog atau kita arahkan ke mitra kita untuk urusan pengeringan dan pembelian,” terangnya.

Optimisme tinggi diusung Supermansah terkait target serapan. Ia bahkan meyakini potensi untuk melampaui angka tersebut, mengingat tren positif peningkatan serapan harian di bulan April yang mencapai rata-rata 1.000 ton GKP. Kondisi cuaca yang bersahabat dan kualitas gabah yang terjaga turut menjadi amunisi tambahan.

Baca Juga :  BUPATI LOMBOK UTARA HADIRI PELEPASAN SATGAS ZENI REHAB REKON

Tak hanya fokus pada mitra di dalam wilayah Lombok Timur, Bulog juga memperluas jaringannya dengan menggandeng mitra di wilayah perbatasan dengan Lombok Tengah. Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan gabah di wilayah-wilayah yang beririsan. ”Kita juga punya mitra di perbatasan Lombok Tengah dan Lombok Timur. Mereka aktif menyerap gabah di wilayah-wilayah perbatasan,” ungkap Supermansah.

Sosialisasi intensif terus dilakukan kepada para petani di Kecamatan Kruak dan Rarang. Tujuannya adalah untuk memastikan informasi terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) GKP sebesar Rp 11.000 per kilogram dan mekanisme serapan melalui Bulog serta mitra kerjanya tersampaikan secara jelas dan merata.

Meskipun tantangan seperti potensi penyusutan lahan panen tetap menjadi perhatian, Supermansah mantap bahwa dengan dukungan solid dari 28 mitra kerja dan kondisi panen yang baik, target serapan 34.000 ton setara beras dapat tercapai hingga akhir tahun.

”Saat ini, fokus utama serapan adalah hingga akhir April, namun Bulog tetap membuka pintu untuk penyerapan jika masih ada panen di bulan Mei mendatang,” pungkasnya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here