Home Lombok Timur DP3AKB Lombok Timur Sebut Program MBG Kunci Sukses Tekan Angka Stunting

DP3AKB Lombok Timur Sebut Program MBG Kunci Sukses Tekan Angka Stunting

200
0
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur secara tegas menyoroti peran krusial program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah intervensi utama dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur – Ditaswara.com. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur secara tegas menyoroti peran krusial program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah intervensi utama dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

Penegasan ini disampaikan Kepala Dinas DP3AKB, dr. Muhammad Hasbi Santoso, di sela Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Diseminasi Data SIGA dan Pemutakhiran PK25, yang bertujuan menyusun Basis Data Perencanaan Program dan Anggaran tahun 2025.

Menurut Hasbi, keberhasilan setiap program, termasuk penurunan stunting, sangat bergantung pada akurasi data. ”Data itu adalah bahan baku pokok yang harus tervalidasi dan ter-update, sehingga apa yang kita rencanakan itu bisa optimal,” terang Hasbi, menekankan bahwa data yang valid adalah fondasi perencanaan yang efektif.

Hasbi menjelaskan bahwa tugas pokok DP3AKB adalah menekan stunting dan meningkatkan kualitas keluarga melalui program Keluarga Berencana (KB). Ia menyebut program penurunan stunting kini menjadi pilar dan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu instrumen penting dalam menjalankan mandat ini adalah program MBG, yang secara spesifik menyasar kelompok rentan yang disebut 3B yakni, Ibu Hamil, Balita non-PAUD, dan Ibu Menyusui.

”Program MBG ini akan diperluas nantinya seiring bertambahnya jumlah sasaran terutama di 3B ini. Nanti akan ada penambahan jumlah dapur, begitu juga dengan peningkatan kualitas menu pada MBG,” tegas Hasbi.

Meskipun diakui program MBG yang menyasar 3B di Lombok Timur saat ini masih belum berjalan optimal, di mana baru sebagian sasaran yang terlayani, Hasbi membawa kabar baik mengenai rencana ke depan.

DP3AKB memproyeksikan pada tahun 2026, sasaran program MBG untuk 3B di Lombok Timur akan menjadi lebih optimal. Hal ini didukung oleh kerja sama strategis antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).

Baca Juga :  Alami OC Mobil Minibus Pengangkut Alat Berat Terguling Ke Sungai Sembalun

”Dari Pemerintah pusat dalam hal ini sudah tidak memberikan persentase lagi, artinya seluruh sasaran 3B di setiap dapur MBG ini berapapun jumlahnya akan dilayani,” tutup Hasbi, mengindikasikan komitmen penuh pemerintah pusat untuk menjangkau seluruh kelompok 3B dalam program Makan Bergizi Gratis.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here