Home Berita Cegah Stunting Sejak Dini: Wabup Edwin Ajak Masyarakat Lombok Timur Bergerak ...

Cegah Stunting Sejak Dini: Wabup Edwin Ajak Masyarakat Lombok Timur Bergerak  

253
0
Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya kembali menegaskan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, bahkan sebelum pernikahan. Hal ini disampaikan Wabup Edwin dalam acara Monitoring dan Evaluasi Program Gizi untuk Saluran Cerna Ideal dengan PMT (Gusi) Plus, yang berlangsung di Kantor Desa Sukadamai, Kecamatan Jerowaru, Senin (11/8).

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur – Ditaswara.com. Kasus stunting masih menjadi perhatian serius di Lombok Timur. Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya kembali menegaskan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, bahkan sebelum pernikahan. Hal ini disampaikan Wabup Edwin dalam acara Monitoring dan Evaluasi Program Gizi untuk Saluran Cerna Ideal dengan PMT (Gusi) Plus, yang berlangsung di Kantor Desa Sukadamai, Kecamatan Jerowaru, Senin (11/8).

Dalam sambutannya, Wabup Edwin menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada 1.000 hari pertama kehidupan, melainkan harus dimulai jauh sebelum itu, mencakup ibu hamil dan menyusui. Ia berharap anak-anak dengan gizi kurang tidak sampai mengalami stunting, dan mengapresiasi pemberian makanan tambahan (PMT) yang telah dilakukan oleh Puskesmas.

Meskipun menyadari bahwa sebagian dari 30 anak penerima bantuan PMT tersebut tergolong stunting, Wabup Edwin meminta agar data dipisahkan antara anak gizi kurang dan anak stunting.

”Tujuannya agar intervensi yang diberikan lebih tepat sasaran. Serta juga dukungan penuh dari Puskesmas, kader, dan pihak desa dalam pendataan ini,” ujar Wabup Edwin.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Sukaraja, Muksan Effendi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membangkitkan semangat para ibu untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak mereka, khususnya yang berusia di bawah dua tahun.

Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi hasil intervensi terhadap anak-anak gizi kurang di wilayah binaan Puskesmas Sukaraja.

Pemahaman tentang stunting dan pengolahan bahan pangan lokal untuk mendukung tumbuh kembang anak diharapkan dapat mencegah kasus stunting di daerah ini. Selain PMT dari bahan pangan lokal, pada kesempatan tersebut juga diberikan probiotik untuk menjaga daya tahan tubuh dan penyerapan nutrisi. Dari 30 sasaran, 21 anak berasal dari Desa Sukadamai dan 9 lainnya dari Sukaraja.(ds2)

Baca Juga :  Pembukaan Olimpiade OSN dan LKS Tingkat SMA/SMK dan SLB Provinsi NTB di Lombok Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here