Home Lombok Timur Bupati Berharap Festival Kecimol Dapat Merubah Stigma Negatif Menjadi Seni Yang Religius.

Bupati Berharap Festival Kecimol Dapat Merubah Stigma Negatif Menjadi Seni Yang Religius.

197
0

Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi.

Lombok Timur.Ditaswara.com. Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman berharap dengan adanya festival kecimol yang pertama di NTB ini dapat merubah seni kecimol menjadi lebih baik sesuai dengan seni budaya masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius.
“Apapun nama kegiatannya selama itu memberikan manfaat yang positif,Pemda Lombok Timur pasti mendukungnya,” kata Sukiman saat memberikan sambutan pada pembukaan festival kecimol pertama di lapangan Tugu Selong,Rabu ( 25/1).

Lebih jauh dikatakan Sukiman, apresiasi yang tinggi di berikan kepada dewan pembina, pengurus AK NTB dan jajarannya yang telah berhasil melaksanakan festival yang pertama di dunia,yang nantinya juga akan di susul pelaksanaannya di tempat lain. Tidak mudah untuk mengumpulkan group kecimol se NTB sampai 100 group,yang mana masing-masing group membawa 20 sd 30 orang pemain.
Kecimol itu dapat di bedakan menjadi dua jenis yaitu yang pertama seni kecimol yang bernuansa religius dan bernuansa erotis. Untuk yang bernuansa erotis tentunya di harapkan dapat minimalisir sehingga tidak menimbulkan dampak yang tidak positif bagi masyarakat.
” Adanya kegiatan ini juga berdampak pada geliat ekonomi masyarakat,terbukti begitu banyak yang hadir di lapangan Tugu ini,dan saya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Lombok Timur,” imbuhnya.

Asosiasi Kecimol Nusa Tenggara Barat (AK NTB) mengadakan Festival Kecimol untuk pertama kalinya, bertepatan dengan HUT AK NTB yang ke 1 . Festival tersebut mengangkat tema “Melalui Kecimol kita Revitalisasi Tata Cara Berkecimol Sesuai Dengan Standar Nama Suku Sasak” yang kegiatannya di adakan di Taman Tugu Selong,dari tanggal 25 sd 26 Januari 2023,dan di ikuti 100 group kecimol se NTB.

“Peserta terbanyak pada Festival ini yang pertama dari Lombok Timur, kedua Lombok Tengah lalu Lombok Barat , Kabupaten Lombok Utara , dan Kabupaten Sumbawa,” kata Samsurijal Sekretaris AK NTB.

Baca Juga :  Bupati Lotim Ambil Tindakan Tegas: "Ombak" Teluk Ekas Kini Prioritas Pelaku Wisata Lokal

Keanggotaan group kecimol di AK NTB ini ber anggota kan 230 group, tapi yang terdaftar pada Festival ini ada 100 grup yang akan memeriahkan acara selama Festival ini. Setiap hari di jadwalkan 50 grup yang tampil.

” kami sengaja membaginya untuk menjaga keamanan dan agar tidak menimbulkan kemacetan,” Lanjutnya.

Sedangkan Ketua AK NTB Suhardi mengatakan, Festival tersebut merupakan rangkaian dari ultah AK NTB yang perdana dengan melibatkan seluruh anggota agar lebih saling mengenal dan memperkuat silaturahmi antar sesama group.

“Selain untuk memperkuat silaturahmi antar group, festival ini juga diniatkan sebagai ajang promosi atau memperkenalkan Kecimol lebih dekat lagi kepada masyarakat,” katanya.

Dibeberapa kelompok masyarakat memang ada yang memandang Kecimol itu dari sisi negatif, atas dasar itu kehadiran kecimol dalam bentuk Festival ini untuk merubah stigma negatif terhadap keberadaan kecimol selama ini.

Ribuan penonton dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 16.00 sore terlihat memadati taman Tugu Selong untuk menyaksikan festival Kecimol yang Pertama kali dilakukan tersebut.

Ditempat yang sama Echa salah seorang pengunjung atau penikmat musik tradisional mengatakan sangat tertarik dan senang dengan adanya festival Kecimol.

“Kami sangat terhibur dengan festival ini, dan harapan kami budaya Kecimol akan terus tumbuh dan semakin di cintai oleh masyarakat khususnya di bumi sasak dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” harap Echa (aty).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here