Home Lombok Timur Sinergi Membangun Negeri, Bupati Resmikan Revitalisasi Puluhan Sekolah di Lombok Timur

Sinergi Membangun Negeri, Bupati Resmikan Revitalisasi Puluhan Sekolah di Lombok Timur

80
0
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP yang dipusatkan di SD 1 Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kamis (29/1).

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan ​​Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam meningkatkan mutu pendidikan terus dipacu. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP yang dipusatkan di SD 1 Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kamis (29/1).

Peresmian ini menjadi tidak penting bagi 36 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di tujuh kecamatan, termasuk wilayah Lenek yang mendapat perhatian khusus pada tahun ini.

Dalam berbagai hal, Bupati Warisin menggarisbawahi bahwa keterbatasan anggaran daerah (APBD) maupun pusat (APBN) bukanlah penghalang untuk maju. Ia mengapresiasi keterlibatan pihak swasta, seperti Happy Hearts Indonesia, yang berperan penting dalam percepatan pembangunan sarana pendidikan.

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak akan mampu membangun sarana pendidikan sendirian. Jika hanya menunggu APBN dan APBD, sekolah-sekolah tidak akan terbangun. Sinergi antara pusat, daerah, dan swasta harus tampil bersama,” tegas Bupati di hadapan para undangan.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan fisik harus berbanding lurus dengan pembangunan karakter. “Pendidikan adalah fondasi utama. Tidak ada gunanya kita membangun jalan atau sarana fisik yang megah jika anak-anak kita tidak memiliki akhlak, akhlak, dan ilmu,” tambahnya.

Bupati juga memaparkan rencana strategi ke depan, termasuk perluasan Sekolah Rakyat (SR) setelah Lenek Duren akan hadir di Kecamatan Jerowaru, serta rencana pembentukan Sekolah Unggul Garuda.

Tak hanya soal pendidikan, Bupati memanfaatkan momentum ini untuk mengingatkan jajarannya di sektor kesehatan. Ia menegaskan tidak ingin mendengar adanya keterlambatan pelayanan di Puskesmas atau RS hanya karena administrasi BPJS, sembari meminta masyarakat tertib mengurus KTP agar akses layanan kesehatan semakin lancar.

Baca Juga :  Bawaslu Lotim Akan Panggil Panwascam Lenek Diduga Ubah Nama PTPS Yang Lolos

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, memberikan tantangan kepada para tenaga pendidik. Dengan fasilitas yang kini sudah nyaman dan modern, ia menuntut adanya peningkatan prestasi siswa.

“Bangunannya sudah bagus, sekarang tidak ada alasan lagi. Jika sarana sudah lengkap namun prestasi tidak muncul, maka Bapak Bupati tentu akan melakukan evaluasi dan mutasi kepala sekolah,” ujar Wathoni tegas.

Ia juga mengapresiasi sistem swakelola dalam pengerjaan bantuan menteri yang terbukti mampu memberdayakan ekonomi masyarakat lokal di sekitar sekolah.

Investasi Kesejahteraan Mental

Sementara itu, Ketua Panitia Nur Hidayati menyampaikan penghargaan kepada para donatur melalui program Kelas Harapan.

Menurutnya, revitalisasi ini bukan sekedar urusan semen dan batu, melainkan investasi bagi kesejahteraan mental guru dan siswa agar proses belajar mengajar lebih bahagia.

Acara diakhiri dengan prosesi pengguntingan pita oleh Bupati didampingi Kadis Dikbud sebagai simbolis peresmian gedung. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Kabid SD dan SMP, unsur Forkopimcam Lenek, perwakilan Happy Hearts Indonesia, serta para tokoh masyarakat setempat.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here