
Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Harapan masyarakat Lombok Timur (Lotim) untuk memiliki Sekolah Garuda tampaknya semakin mendekati kenyataan. Pasalnya, kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Kemendiktisaintek) Stella Christie ke Lotim memberikan sinyal positif yang kuat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyatakan optimisme ini usai mendampingi Wamen meninjau dua lokasi potensial untuk pembangunan sekolah unggulan tersebut.
Dari dua titik yang diusulkan Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, lokasi di Kecamatan Pringgabaya muncul sebagai kandidat terkuat.
Menurut Sekda Juaini Taofik, Wamen Stella Christie secara eksplisit menunjukkan ketertarikannya pada lokasi Pringgabaya pada kunjungannya, Sabtu (22/11).
“Bu Wamen dengan tegas mengatakan Kita akan pilih yang ada di Pringgabaya, karena kita punya view laut, view gunung, dan luasannya cukup,” terang Sekda, mengutip pernyataan Wamen.
Kendati demikian, ada catatan penting yang harus diperhatikan, yaitu perlunya konektivitas antara kawasan Sekolah Garuda dengan potensi rumput laut di Ekas. Hal ini mengingat aspek riset merupakan DNA dari Sekolah Garuda. Selain itu, potensi keanekaragaman hayati di Kebun Raya Lemor dinilai akan sangat mendukung keberadaan sekolah ini.
Secara terpisah, Wamen Stella Christie mengakui bahwa berdasarkan analisis awal, lokasi di Pringgabaya dengan lanskap yang unik merupakan lokasi yang sangat baik. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir harus melalui diskusi dan analisis mendalam dengan tim di Kementerian.
“Tapi tentu saja kita akan tetap harus berkomunikasi dengan tim di Kemendiktisaintek untuk melihat dan menganalisa. kita selalu melihat riset karakteristik dari Sekolah Garuda,” jelas Wamen Stella.
Ia menyoroti bahwa Lombok Timur memiliki potensi rumput laut yang besar, yang sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk mengembangkan komoditas unggulan tersebut.
Kehadiran Sekolah Garuda di Lotim diharapkan tidak hanya mencetak generasi unggul, tetapi juga menjadi trigger pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Pemerintah pusat menargetkan pembangunan 20 unit Sekolah Garuda baru di seluruh Indonesia. Empat di antaranya sudah dalam tahap konstruksi dan ditargetkan beroperasi pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Sekolah Garuda bertujuan utama untuk mencetak generasi muda yang unggul, inovatif, dan siap berkompetisi secara global. Selain skema pembangunan sekolah baru, pemerintah juga memiliki program Sekolah Garuda Transformasi, yaitu mengubah SMA/MA yang sudah ada menjadi sekolah unggulan.
Lanjut Sekda Juaini pun memohon doa dan dukungan masyarakat Lombok Timur agar perjuangan Pemda Lotim dalam mewujudkan Sekolah Garuda ini dapat terealisasi, mengingat keunggulan dan multiplier effect yang akan dibawa oleh sekolah Garuda.(ds2)







