Penulis: Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, melakukan kunjungan ke destinasi wisata alam Aik Pengembul Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Selasa (20/5). Tak hanya meninjau potensi keindahan alam, Wabup Edwin juga secara resmi mengukuhkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) ‘Tode Dita’ Desa Rempung.
Pengukuhan ini diharapkan menjadi motor penggerak pengelolaan dan pengembangan pariwisata lokal yang lebih terarah. Pembentukan Pokdarwis ‘Tode Dita’ sendiri disebut-sebut lahir dari tingginya antusiasme remaja dan masyarakat Desa Rempung. Mereka melihat perlunya sebuah wadah untuk mengendalikan dan membina destinasi wisata yang ada di wilayah mereka.
”Alhamdulillah Pak Kades sangat mendukung terkait aset daerah kita seperti lahan dan mata air yang akan dibuka untuk masyarakat umum, sekaligus sebagai upaya untuk memberikan pendapatan atau penghasilan bagi masyarakat kita di desa Rempung,” ujar Wabup Edwin usai kegiatan pengukuhan, didampingi Staf Khusus Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata, dan Kepala Desa Rempung.

Wabup Edwin menegaskan komitmennya untuk memberdayakan seluruh sumber daya yang ada di Lombok Timur. Ia menyoroti potensi besar ekowisata alam Aik Pengembul di Desa Rempung ini, mengingat lokasinya yang cukup dekat dengan pusat kota.
”Terlebih ekowisata alam di sini (mata air pengembul Desa Rempung, red) lokasinya cukup dekat dengan pusat kota, pastinya sangat menjanjikan sekali potensinya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wabup Edwin berharap destinasi wisata mata aik pengembul Desa Rempung ini dapat berkolaborasi dengan desa wisata di sekitarnya, seperti Desa Pringgasela Selatan, Pringgasela, Pengadangan, dan wilayah sekitarnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat dalam pengembangan pariwisata daerah.
Senada dengan Wabup, Kepala Desa Rempung, Muh. Sakirin, menyambut baik pengukuhan Pokdarwis ‘Tode Dita’. Ia menyebutkan bahwa pembentukan Pokdarwis ini adalah buah dari tingginya dukungan masyarakat terhadap terbentuknya ekowisata alam strategis di Lombok Timur.
”Intinya kita ada tempat wisata tengah kota yang sangat alami yang sifatnya itu perlindungan mata air, dan membantu ekonomi masyarakat. Antara Pemda dan Pemdes itu satu kesatuan, apa yang disarankan Pemda kami akan melaksanakan selama itu tidak merugikan desa dan masyarakat,” pungkas Muh. Sakirin.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, potensi wisata alam Aik Pengembul Desa Rempung diharapkan dapat menjadi daya tarik baru yang mendongkrak perekonomian lokal dan menjaga kelestarian alam.
Sementara itu secara terpisah Kadispar Lotim Widayat M. Pd mengatakan, keberadaan wisata alam Aik Ngembul di Desa Rempung ini menjadi salah satu destinasi wisata yang potensial untuk di kembangkan. Dengan sumber mata air yang berlimpah dan didukung oleh lingkungan yang di kelilingi aneka pepohonan menjadi salah satu aset yang dapat di kembangkan.
” Semangat anak muda Rempung ini menjadi modal awal untuk mulai bergerak dan menata semua yang ada ini, ini adalah aset yang luar biasa nilainya, ” kata Widayat.
Pokdarwis ini adalah anak kandung dari Dispar yang sudah barang tentu nanti di prioritaskan untuk mengelola wisata alam Aik Ngembul. Untuk itu itu itu apa yang viral saat sekarang ini menjadi magnit tersendiri sehingga akan banyak yang datang berkunjung. Di Lotim ini mayoritas tempat wisata berhubungan dengan air, diharapkan wisata alam Aik Ngembul ini punya konsep yang berbeda tidak selalu menjual air tetapi hal yang unik yang menjadi branding yang tidak ada di tempat wisata lain.
” Konsep pengelolaan nantinya dapat di lakukan oleh desa sendiri atau oleh pemda, tergantung kesepakatan yang sama- sama menguntungkan, ” imbuhnya.

Staf khusus Bupati bidang Parawisata Ahmad Rojie SE mengungkapkan, wisata alam Lembah Aik Ngembul yang merupakan lahan milik Pemda Lombok Timur cukup lama tidak di manfaatkan, sehingga diharapkan dengan sudah di bentuknya Pokdarwis Tode Dita menjadi titik awal di bangunnya ikon wisata khas Desa Rempung.
” Disini mata air mengalir cukup besar, nantinya di sepanjang aliran air yang berdekatan dengan tebing akan di tata dengan bagus sehingga para pengunjung menikmati sesuatu yang beda dengan tempat lain, ” kata Roji.
Di lahan pemda seluas 2,1 hektar ini banyak hal yang dapat di perbuat, untuk awal ini semua tumbuhan liar akan di bersihkan, ribuan pohon bambu yang ada akan di tebang sebagian, sehingga kelihatan indah di lihat. Selanjutnya akan di bangun fasilitas MCK, berugak, kolam pemancingan dan melakukan pemagaran di sekeliling kawasan lahan milik pemda ini. Selain itu akan ada program pasar pemantik setiap hari Ahad dimana ibu- ibu yang bergerak di UMKM akan menjual aneka jenis makanan seperti serabi, serbuk, dan aneka jenis makanan khas Rempung. Konsep seperti Car Pree Day masyarakat sambil jalan kaki ke lokasi sambil olahraga dan ada kegiatan senam seperti aerobik, zumba serta akan pertunjukan musik sehingga lebih semarak.
” Dengan sudah di kukuhkan ini Pokdarwis sudah punya legalitas dan dapat melakukan sesuatu termasuk mulai mengatur tempat parkir, lapak UMKM dan yang lain , ” terangnya.

Ketua Pokdarwis Tode Dita Hafizin mengatakan, ada beberapa program yang akan di lakukan mulai bulan Juni 2025 mulai kegiatan camping ground yang di ikuti oleh beberapa club pencinta alam yang ada di Lombok Timur dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup se dunia. Di bulan Juli 2025 sesuai informasi dari Stafsus Bupati bidang Pariwisata juga akan dilaksanakan camping yang di ikuti oleh semua Pokdarwis yang ada di Lotim.
” Insya Alloh dengan di dukung oleh semua elemen mulai dari Pemdes, Pemda dan semua elemen masyarakat Rempung, maka kita tidak lagi bermimpi, tetapi berbuat aksi nyata, ” kata Hafizin.
Atas nama Pokdarwis Tode Dita menyampaikan terima kasih pada Dispar Lotim yang secara gerak cepat dapat memenuhi keinginan kami untuk di kukuhkan sehingga mempunyai legalitas formal, terima kasih pula kepada Kades Rempung yang juga sangat mendukung lahirnya pokdarwis di Desa Rempung.
” Terima kasih yang tak terhingga untuk stafsus Bupati bidang Pariwisata, yang setiap waktu selalu memberikan arahan dan motivasi, sehingga dengan segala keterbatasan yang kami punya akhirnya semangat kami menyala- nyala sampai sekarang, ” katanya mengakhiri.
Ikut hadir dalam acara ini Plt Camat Pringgasela,Kapolsek, Danramil, Lembaga- lembaga desa, TP PKK para Kawil, Toga,Tomas dan masyarakat sekitar kawasan Lembah Aik Ngembul.( ds1)








