Home Berita Rijal Puji 10 Orang Calon Komisioner Baznas NTB yang Profesional dan Kompeten

Rijal Puji 10 Orang Calon Komisioner Baznas NTB yang Profesional dan Kompeten

197
0

Penulis: Redaksi

MATARAM—Ditaswara.com . Komisioner Penjaringan Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Provinsi NTB dinilai sudah tepat. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Provinsi NTB H Syamsu Rijal. Menurutnya tim seleksi (timsel) sudah bekerja proporsional.

“Soal ada puas dan tidak puas, itu lumrah. Tidak mungkin bisa menyenangkan semua pihak,” katanya, Jumat (4/4).

Politisi Partai Gerindra ini berlanjut, soal adanya tudingan ada nama-nama mantan tim sukses (timses) Iqbal-Dinda yang masuk, hal itu tak bisa dihalangi. Semua warga NTB memiliki hak yang sama untuk mengikuti seleksi.

“Loh, masak karena mantan timses lalu dilarang ikut.Aneh dong, justru itu melanggar hak asasi tiap orang,” bebernya.

Rijal pun menilai nilai meritokrasi yang disampaikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal tampak jelas dalam komposisi sepuluh nama yang akan dikirim ke pusat. Terlihat kemudaan dan kemampuan melewati setiap tahapan.

“Penentuan berikutnya tentu ada di tangan Basnaz pusat. Soal siapapun yang membuat keputusan, harus diterima dengan baik,” ucapnya.

Ia justru menyoroti peran Basnaz NTB ke depan, tantangan bagi para komisioner untuk memaksimalkan zakat demi kemaslahatan umat. Saya juga terlibat dalam pengentasan kemiskinan.

“Ya, kita dari dewan mengingatkan komisioner ke depan lebih terukur dan tercatat dalam penyaluran zakat. Memperhatikan betul terkait kebutuhan mendesak di masyarakat,” ucapnya.

“Nafas perjuangan dari Basnaz ke depan diharapkan dapat seiring dengan program dari Iqbal-Dinda,” tambah politisi asli Lombok Timur ini

Seperti diketahui, 10 nama komisioner yang lolos penjaringan antara lain H Ahmad Rusli, TGH Gunawan, Jalaluddin, M Junaidi, TGH Lalu Abdul Muhyi Abidin, Lalu Muhammad Iqbal, Muhammad Ardi Samsuri, Suwandi, H Zulkifli, dan Hj Zulpawati.

Sekda Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi menegaskan, nama-nama tersebut sudah melalui jaringan yang sangat ketat. Mereka telah melewati tiga penilaian yang diberikan timsel, seperti membuat makalah tentang zakat, ujian tulis, dan terakhir adalah wawancara. (ds1) 

Baca Juga :  ASN LOMBOK TIMUR IKUTI BIMTEK PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here