Home Lombok Timur DP3AKB Lombok Timur Launching Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING)

DP3AKB Lombok Timur Launching Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING)

259
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lombok Timur launching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Berlangsung di Ballroom Kantor Bupati, Kamis (19/12).

Hadir pada kesempatan itu, Pj. Sekda Lotim, Kepala Bkkbn NTB, Porkopimda, Kepala OPD Terkait, Tokoh Agama, Tim Pendamping Keluarga (TPK), keluarga Resiko Stunting, dan Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT).

Kepala Dinas DP3AKB Lombok Timur, H. Ahmat menyampaikan bahwa munculnya program GENTING ini lantaran belum tercapainya target 14 persen dalam skala nasional.

”Targetnya tahun 2024 inikan 14 persen, tapi ternyata Lombok Timur masih 2,27 persen dari 37, sekian Se NTB. Kita turunnya hanya 8, sekian persen,” ucap Kepala DP3AKB Lotim.

”Diambilnya langkah yang sekarang itu untuk lebih stratching baik itu kepada individu, kelompok untuk menangani dan itu akan kita evaluasi,” lanjutnya.

Program GENTING ini sebutnya, berfokus pada Keluarga Resiko Stunting bukan kepada stuntingnya. ”Kita tidak mau kecolongan yang namanya Genting itu kan segera, kalo tidak itu akan berdampak,” ujarnya.

Disamping itu, diungkapnya target tahun 2025 itu mencapai 8338 keluarga resiko stunting akan dituntaskan dari 18 ribu keluarga resiko stunting yang ada. ”Kita semua adalah Orang Tua Asuh dari keluarga resiko stunting,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bkbbn NTB, Lalu Makripuddin, pada kesempatan itu mengapresiasi peluncuran program GENTING ini. ”Kita NTB terbaik penurunan stuntingnya yaitu 8,1 persen, sedangkan nasional itu hanya 2,1 persen,” katanya.

Kendati banyaknya program stunting yang ada jika tetap dipantau, didampingi, dan di evaluasi secara berkesinambungan menurutnya akan berdampak sangat bagus. ”Sekarang menurut rekap laporan pak Sekda kita nomor 3 tertinggi pelaksanaan GENTING ini, karena data-data kita sudah ada tinggal dimasukkan ke pelaporan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tradisi Membuat Jajan Lebaran Menjadi Selingan Itikaf Di 10 Hari Terakhir Ramadhan Masyarakat Sasak

”jika semua itu kita lakukan maka tidak seperti menggarami air laut, pasti akan berdampak,” demikiannya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here