Home Lombok Timur Petugas Kebersihan Ditemukan Meninggal di Toilet Kantor Inti Warna Grafika Lombok Timur

Petugas Kebersihan Ditemukan Meninggal di Toilet Kantor Inti Warna Grafika Lombok Timur

238
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Seorang petugas kebersihan bernama Mukhtamat (62) tahun asal desa Mantang Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah ditemukan meninggal oleh rekan kerjanya di dalam toilet dapur kantor Inti Warna Grafika, desa Terara Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur, pada Senin (19/12) sekitar pukul 08.30 Wita.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Osman, kepada media ini menerangkan bahwa berdasarkan penuturan saksi bernama Angga Sapura (20) tahun asal Kabupaten Lombok Utara (KLU), kronologi bermula ketika dirinya tiba di kantor sekitar pukul 08.30 wita dan langsung membersihkan ruangan kantor.

Kemudian sekitar pukul 09.30 wita, saksi menuju dapur untuk memasak air dan berencana membuat kopi. Ia pun mencari korban karena biasanya berada di dalam dapur namun tak ditemukannya.

”Korban ditemukan rekannya di dalam toilet dapur kantor Inti Warna Grafika dengan kondisi badan telungkup dan terbujur kaku meninggal dunia,” ucap Osman.

Rekan korban pun langsung keluar memberitahukan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Terara.

”Petugas puskesmas Terara tiba di TKP melakukan pemeriksaan awal, kemudian jasad korban dibawa ke puskesmas untuk dilakukan visum bagian luar,” katanya.

”Berdasarkan keterangan dr. Febry Ardiansyah tidak di temukan bekas kekerasan di tubuh korban, hanya di temukan bekas benturan kepala dengan lantai kamar mandi. Kemungkinan korban meninggal sekitar pukul 00.30 wita. Jika dilihat dari posisi korban saat di temukan kemungkinan korban mengalami serangan jantung,” lanjutnya.

Adapun dari pihak keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan melakukan upaya hukum terkait dengan kejadian tersebut.

”Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah dengan menandatangani surat pernyataan tidak akan melakukan upaya hukum terkait dengan kejadian tersebut,” tutup Osman.(ds2)

Baca Juga :  Komisioner Bawaslu Lotim Undur Diri Ketika Rapat Pleno Terbuka DPS Pemilu 2024 Berlangsung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here