Home Lombok Timur Pj. Bupati Lotim Hadiri Kirab Budaya Desa Tebaban Kecamatan Suralaga dan Apresiasi...

Pj. Bupati Lotim Hadiri Kirab Budaya Desa Tebaban Kecamatan Suralaga dan Apresiasi Peran Pemuda

392
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Penjabat (Pj.) Bupati Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menghadiri acara Kirab Budaya Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur yang mengangkat tema “Peran Pemuda dalam melestarikan budaya” yang sekaligus dirangkaikan dengan Ulang Tahun Pasutimur yang ke-5, pada Senin (9/12).

Pj. Bupati Juaini bersama Camat, Kepala desa, tokoh pemuda, tokoh adat dan masyarakat Tebaban melakukan kirab berangkat dari lapangan Tababan menuju masjid baiturrahman desa Tababan kecamatan Suralaga.

Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Lotim menekankan pentingnya pembangunan desa yang sesuai dengan amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Dimana tujuan utama pembangunan desa adalah menciptakan kondisi yang membuat masyarakat betah tinggal di sana. Adapun pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan fasilitas umum lainnya merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

”Meski begitu, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan SDM, khususnya pemuda,” ucapnya.

Menurutnya, pemuda harus diberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa. Serta sebutkan pentingnya memberdayakan pemuda desa sebab memiliki peran penting dalam pembangunan desa.

”Peran pemuda sebagai upaya untuk menjaga warisan budaya agar tidak hanya menjadi cerita. Serta melestarikan budaya itu sebagai warisan yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi mendatang,” lanjut Pj. Bupati Lotim.

Ia berharap generasi mendatang dapat merasakan langsung keindahan budaya dan tidak hanya mendengar cerita semata. “Dengan demikian generasi muda dapat merasakan langsung kehidupan di desa dan terlibat dalam kegiatan budaya,” katanya. Sembari menyoroti pentingnya seni dalam kehidupan manusia dan membandingkannya dengan kehidupan yang monoton tanpa adanya unsur seni.

Baca Juga :  Kasus Kematian Ibu dan Anak di Lotim Alami Penurunan

”Kepada kita semua disini agar berjuang untuk terus meningkatkan kualitas hidup dan membangun desa yang lebih baik, serta mengingatkan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak terutama pelaku seni dan kebudayaan,” pungkasnya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here