Home Berita PPK Ormawa Fakultas Peternakan Unram Tawarkan 5 Program Pemberdayaan di Desa Surabaya

PPK Ormawa Fakultas Peternakan Unram Tawarkan 5 Program Pemberdayaan di Desa Surabaya

254
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Sebanyak 15 anggota Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), Himpunan Mahasiswa Peneliti, Pengembang dan Pengabdi Ilmu Peternakan (HMP3IP) dari Fakultas Peternakan Universitas Mataram berkomitmen melaksanakan program kerja yang telah direncanakan di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Kegiatan yang berlangsung selama enam bulan ini akan difokuskan pada 5 program yakni Budidaya Maggot, Bank sampah yang berkaitan dengan pemanfaatan limbah dapur sebagai media bahan pangan maggot yang akan menghasilkan 2 produk bahan pakan dan pupuk, budidaya jamur tiram, Budidaya peternakan, dan pengolahan limbah telur dengan menggandeng PT. Charoen Pokphand yang berada di Desa Surabaya sebagai mitra kerjasama. Semua program tersebut terintegrasi satu dengan lainnya.

Selain itu, program ini juga melibatkan berbagai kegiatan pendukung seperti pembentukan kader dari seluruh dusun yang ada di Desa Surabaya, pelatihan teknis, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program.

Selama enam bulan ke depan, tim PPK Ormawa HMP3IP akan terus berkolaborasi dengan warga desa dan pihak terkait untuk mencapai tujuan program.

Ketua Tim PPK Ormawa Unram Anita Diana, menyatakan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga mendidik para kader tentang pentingnya praktik peternakan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

”Kami berharap masyarakat Desa Surabaya menyambut dengan baik program ini, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Surabaya,” ucapnya pada Kamis (29/8).

Sementara itu, salah satu anggota Tim PPK Ormawa Unram, Zainul Haqqi mengatakan bahwa program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang peternakan dan pertanian berkelanjutan. Salah satu kegiatan utamanya adalah pembibitan jamur tiram, yang dikonveksi sebagai media tukar masyarakat dengan limbah sampah.

Baca Juga :  PERSAMI PKK Desa Rempung: Sambut Tahun Baru Islam 1447 H dengan Semangat Hijrah, Refleksi, dan Kebersamaan

Selain itu, budidaya maggot juga diperkenalkan sebagai solusi pakan alternatif yang murah dan bernutrisi tinggi bagi ternak, serta cara untuk mengelola limbah organik secara lebih efisien. ”Program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif secara ekonomi bagi masyarakat Desa Surabaya, tetapi juga dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa nantinya,” demikian Zainul Haqqi.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here