Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menerima kedatangan perwakilan PT. Multidaya Tekhnologi Nusantara guna menindaklanjuti perjanjian kerja sama (PKS) sewa lahan Pemda di Pringgabaya Utara seluas 50 are. Bertempat di Ruang Rapat Bupati, Kamis (21/3).
PT. Multidaya Tekhnologi Nusantara merupakan perusahaan lokal eFishery yang bergerak di bidang budidaya ikan atau udang itu menyewa lahan untuk membangun project mini plan berupa pabrik processing/fasilitas pengolahan udang, yang saat ini tengah memasuki tahap persiapan.
“Melihat lokasi yang cukup strategis, serta tingginya potensi perikanan di Lombok Timur, khususnya udang kami berharap fasilitas pengolahan ini akan menjadi satu sentra suplai kebutuhan udang di Nusa Tenggara Barat (NTB), bahkan untuk kebutuhan ekspor ke berbagai benua, seperti Amerika, Asia (China) dan beberapa negara di Eropa,” ucap perwakilan PT. Multidaya Tekhnologi Nusantara.
Penjabat (Pj.) Bupati Lotim H. M Juaini Taofik, didampingi Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan, kepala BAPPEDA, serta Kabag Kerja Sama Setda Lombok Timur, menggarisbawahi beberapa poin penting terkait perjanjian kerja sama tersebut.
“Pertama hilirisasi, dimaksudkan untuk meninggkatkan nilai tambah. Dimana nantinya hasil budidaya udang akan diproses lebih lanjut, seperti packaging sehingga bisa meningkatkan nilai. Kedua, Penyerapan masyarakat setempat untuk mengisi sumber daya manusia yang dibutuhkan,” kata Pj. Bupati Juaini.
Disebutnya, meski akan membutuhkan waktu persiapan yang panjang akan tetapi ia melihat dalam prosesnya tidak ada kendala yang begitu berarti, progresnya cukup signifikan. “Justru kita berharap semakin cepat semakin baik. Saya meyakini dalam beberapa tahun ke depan fasilitas pengolahan udang ini akan relevan dengan rencana tol laut, yang rencananya akan dibuka menuju Surabaya dan IKN,” jelasnya.
Lebih jauh, Pj. Bupati juga meminta para kepala OPD untuk menjalankan tugas secara maksimal, memastikan semua berjalan kondusif sesuai dengan peran masing-masing.
“PT. Multidaya Tekhnologi Nasional diharapkan untuk aktif berdialog dengan aparat desa setempat. Hidup rukun bersama tetangga, jangan lupa saling tegur sapa,” demikiannya.(ds2).








