Home Berita Warga Lenek Pulang Dari Malaysia Hilang 5 Hari, Ditemukan Tewas di Parit...

Warga Lenek Pulang Dari Malaysia Hilang 5 Hari, Ditemukan Tewas di Parit Pringgasela Timur. 

1751
0
Lokasi jenazah Ahmadi warga Kec. Lenek di temukan di sebuah parit di Desa Pringgasela Timur, Selasa ( 22/4)

Penulis : Buati Sarmi

Redaktur : Mustaan ​​Suardi

Lombok Timur – Diswara.com . Suasana Dusun Orong Bintang, Desa Pringgasela Timur, Kecamatan Pringgasela tiba-tiba mencekam setelah warga menemukan mayat seorang pria di sebuah parit pada hari Selasa (22/4) sekitar pukul 11.30 WITA.

Korban teridentifikasi sebagai Ahmadi (54 tahun) asal Kecamatan Lenek, Lombok Timur. Penemuan tragis ini bermula dari cerminan seorang saksi mata bernama Suna’an (44 tahun), seorang petani yang berdomisili di Dusun Orong Bintang.

Kapolsek Pringgasela, IPDA Ari Tri Wibowo, SH., saat dikonfirmasi media ini menyampaikan bahwa berdasarkan penuturan Saksi, saat tengah beristirahat di pondok sawahnya, Suna’an dikejutkan oleh suara mencurigakan dari arah parit yang tak jauh dari tempatnya beristirahat.

”Tak lama kemudian, Saksi melihat seekor biawak keluar dari parit tersebut. Diliputi rasa ingin tahu, Saksi memberanikan diri untuk memeriksa parit dan menemukan pemandangan sesosok mayat hanyut terbawa arus udara,” ucap Kapolsek Pringgasela.

Warga banyak datang ke lokasi tempat ketemunya jenazah Ahmadi di sebuah parit di Desa Pringgasela Timur, Selasa (22/4).

Selanjutnya Saksi penemuan memberitahukan penemuan ini kepada Amaq Eli (60 tahun), seorang petani yang tinggal di RW Makmur, Desa Pringgasela. Keduanya juga mengabarkan kejadian ini kepada warga sekitar dan melaporkannya kepada Kepala Desa Pringgasela Timur serta pihak berwajib di Polsek Pringgasela.

”Mengetahui peristiwa ini, kami dari Polsek Pringgasela bersama petugas segera menuju TKP bersama dengan Tim INAFIS Polres Lombok Timur dan Tim SAR Kabupaten Lombok Timur. Olah TKP pun dilakukan, dan jenazah korban berhasil dievakuasi dari dalam parit,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban, yang diwakili oleh Inaq Reni, mengungkap fakta bahwa Ahmadi baru saja kembali dari Malaysia sekitar lima hari yang lalu melalui jalur BIZAM. Setibanya di bandara, korban meminta bantuan tumpangan kepada seorang pria bernama Mus yang saat itu sedang menjemput keluarganya dari Kecamatan Jerowaru. Korban ikut bersama Mus dalam perjalanan menuju Lombok Timur, namun kemudian diturunkan di depan Alfamart Keruak.

Baca Juga :  Berbagi Kebahagiaan dengan Para Pahlawan Keluarga di Kota Mataram, HBK Sebar Bantuan Sembako

”Korban dilaporkan menghilang sejak lima hari lalu di wilayah Keruak setelah diantar oleh Mus dari bandara usai kepulangannya dari Malaysia,” imbuhnya.

Selain itu, keluarga korban memberikan keterangan bahwa Ahmadi tidak memiliki riwayat penyakit serius, meskipun terkadang terlihat melamun. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Selong untuk pemeriksaan lebih lanjut.

”Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis RSUD Selong tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban,” katanya.

Polsek Pringgasela telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, termasuk pengamanan lokasi kejadian, menghubungi Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Lombok Timur, melakukan evakuasi bersama Tim SAR Kabupaten Lombok Timur, melakukan pemeriksaan visum luar di RSUD Selong untuk mengetahui penyebab pasti kematian, serta melaporkan kasus perkembangan ini kepada pimpinan.

”Meskipun keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai takdir, pihak kepolisian menyatakan akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tragis ini,” demikian Kapolsek Pringgasela.( ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here