Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com.Sebuah toko onderdil sepeda motor “HERO JAYA MOTOR” di Dusun Pernek RT 07, Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, ludes terbakar pada Senin sore (28/7), sekitar pukul 17.00 WITA diduga disebabkan korsleting listrik yang menyebabkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kasi Humas Polres Lombok, AKP Nikolas Osman, saat dikonfirmasi media menerangkan bahwa peristiwa nahas ini bermula ketika pemilik toko, Sapwan alias Hero (35), sedang menutup tokonya. Kemudian seorang karyawan (saksi 1, Misjal) tiba-tiba melihat api berasal dari gudang penyimpanan ban.
Sapwan segera menuju gudang dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api membesar dengan cepat karena banyaknya tumpukan ban motor dan material mudah terbakar lainnya.
”Melihat api yang tak terkendali, korban segera menyelamatkan diri serta anaknya yang berusia 7 tahun yang sedang tertidur di dalam kamar. Selain itu ia berhasil mengeluarkan satu unit kendaraan roda empat dari area toko yang terbakar,” jelas Osman.
Warga sekitar dan karyawan pun bergegas membantu memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu kedatangan tim Pemadam Kebakaran.
Tak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Pringgabaya tiba di lokasi dan langsung berjibaku memadamkan api. ”Berkat upaya keras petugas dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.00 WITA, diikuti dengan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil yang diderita korban sangat besar. Satu unit toko onderdil beratapkan spandek, seluruh onderdil dan suku cadang kendaraan roda dua, dua unit sepeda motor (Suzuki Thunder dan Yamaha Mio), serta satu unit AC hangus terbakar.
”Total kerugian diperkirakan mencapai Rp1.000.000.000,- (satu miliar rupiah),” imbuhnya.
Pihak kepolisian dari Polsek Pringgabaya, di bawah pimpinan Pawas IPDA L. Heru W., segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas membantu memadamkan api bersama warga, mengatur lalu lintas untuk menghindari kemacetan, mengamankan TKP, serta mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari para saksi.
”Dugaan sementara, kebakaran murni akibat korsleting listrik di gudang ban dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan,” pungkas Osman.(ds2)








