Home Lombok Timur Tak Puas Dengan Statement Sekda Lotim Terkait Tambang Galian C, PMII Kembali...

Tak Puas Dengan Statement Sekda Lotim Terkait Tambang Galian C, PMII Kembali Lakukan Aksi Demo

125
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Merasa tak puas dengan klarifikasi terkait galian C yang diberikan oleh Sekda Lombok Timur H.M Juaini Taofik pada pekan lalu, kembali puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Lombok Timur (Lotim) gelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati, Senin (26/6).

Koordinator Umum (Kordum) aksi, Hadi Tamara, dalam orasinya mengatakan bahwa masih jelas diingat statement dari Sekda Lombok Timur bahwa seratus sepuluh lebih tambang galian C yang ada di kabupaten Lombok Timur, hanya 30 persen yang memiliki ijin legal standing.

Tak hanya itu, dalam orasinya dikatakannya bahwa pihak Pemda merupakan antek-antek rezim pada tambang baik itu yang legal ataupun yang ilegal. Selain itu, ia juga menyebutkan pihak Pemda pengecut tak berani menampakkan diri dan hanya berlindung kepada kepolisian. “Setelah kami bersuara di depan kantor Bupati ini kawan-kawan, ia malah minta tolong ke pihak kepolisian untuk ditertibkan tambang-tambang galian C,” ujarnya.

“Aktivitas tambang ilegal tentunya tak sesuai dengan Undang-undang perizinan, memungut pajak galian C ilegal, sama artinya melegalkan aktivitasnya,” tambahnya.

Dijelaskanya bahwa seharusnya keberadaan galian C itu dilihat dari beberapa sisi, mulai dari legal standing sesuai regulasi, sesuai Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 7 tahun 2020 tentang tata cara pemberian wilayah, perizinan pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara.

Setelah tambang legal, kewajibannya harus dipenuhi dalam bentuk pajak atau retribusi. Belum lagi harus memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. “Kalau apa yang menjadi tuntutan kami tidak ditindak lanjuti, kami akan turun kembali dengan massa yang jauh lebih besar,” tegasnya.(aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here