
Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Sebuah kecelakaan tunggal menimpa mobil Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Lombok Timur saat hendak bergegas menuju lokasi kebakaran di Desa Jantuk pada Selasa pagi (30/9). Kecelakaan ini terjadi di Simpang Empat PTC Pancor, Selong.
Mobil Damkar yang melaju kencang dari arah utara dilaporkan hilang kendali alias terpeleset saat berbelok ke arah barat. Akibatnya fatal, mobil berwarna merah tersebut langsung terguling dan jatuh ke sisi kiri jalan.
Kanit Laka Lantas Polres Lombok Timur (Lotim), IPDA I Nengah Darta, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, satu orang petugas Damkar dilaporkan terjepit di dalam mobil. ”Untuk korban tadi ada satu orang yang terjepit, dari pemadam itu, terjepit di dalam,” ungkap IPDA Darta di lokasi kejadian.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis dan sulit. Korban mengalami luka-luka di bagian kaki karena tergencet di bawah bodi mobil.
”Kalau luka-luka yang kami lihat tadi, itu kakinya karena tergencet di bawah apa, bawah mobil itu yang membikin sulit. Sehingga kita itu harus menggunakan banyak dongkrak untuk ngangkat agar kakinya bisa ditarik,” jelas Darta.
Beruntung, tim penyelamat berhasil mengeluarkan korban. ”Alhamdulillah, korban telah bisa diselamatkan dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Selong untuk penanganan medis lebih lanjut,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti personil yang berada di dalam mobil saat kejadian belum bisa dipastikan oleh pihak kepolisian.
“Kalau personil di dalam, untuk personil belum bisa kami data karena setelah kejadian itu sudah banyak personil yang tadinya tidak ikut di mobil itu. Jadi kami belum data,” ujar Darta.
Saat ini, pihak kepolisian fokus pada evakuasi mobil Damkar. Bantuan mobil derek telah diminta untuk mengevakuasi mobil dari lokasi kejadian.
”Dari tadi kami sudah berusaha meminta bantuan derek untuk bisa menarik mobil ini, dan nanti kami tarik bawa ke kantor dulu untuk diamankan,” pungkasnya. Penyebab pasti kecelakaan tunggal ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.(ds2)







