
Oleh. Redaksi
Mandalika. Ditaswara. Com. Indonesia kembali bersiap tuan menjadi rumah Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Kehadiran Indonesia dalam rangkaian kalender MotoGP dunia kembali menjadi momentum penting untuk menunjukkan kapasitas bangsa dalam menyelenggarakan event olahraga internasional berkelas dunia. Lebih dari sekadar balapan, Pertamina Grand Prix Indonesia menjadi ajang yang memperkuat Indonesia sebagai destinasi sport pariwisata global sekaligus etalase yang memperkenalkan posisi keindahan alam, budaya, dan pelestarian Indonesia kepada dunia.
Tahun 2026 juga menjadi tonggak penting bagi Indonesia karena menandai tahun kelima penyelenggaraan MotoGP di Tanah Air sejak pertama kali digelar di Mandalika pada tahun 2022. Dalam kurun waktu tersebut, Pertamina Grand Prix Indonesia telah berkembang menjadi salah satu agenda olahraga pariwisata terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kalender olahraga internasional.
Sebagai penyelenggara acara melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation/ITDC dan didukung PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai operator Sirkuit Internasional Mandalika, berbagai persiapan terus dilakukan agar Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 dapat berlangsung sesuai standar internasional yang ditetapkan oleh Dorna Sports dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM)
Chairman Pertamina Grand Prix Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan tahun ini berjalan dengan optimal dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pihak yang terlibat.
Setiap seri MotoGP memiliki karakteristik dan daya tariknya masing-masing. Mandalika memiliki posisi yang unik karena memadukan kompetisi balap motor paling bergengsi dengan keindahan destinasi pariwisata Indonesia. Kehadiran MotoGP di Mandalika bukan hanya menghadirkan tontonan olahraga, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya, pelestarian, dan potensi pariwisata Indonesia kepada audiens global. Oleh karena itu, kami terus melakukan berbagai persiapan agar Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh peserta maupun pengunjung,” jelas Troy.
Troy menambahkan bahwa keberhasilan Pertamina Grand Prix Indonesia merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi yang sama untuk menghadirkan acara berkelas dunia di Indonesia serta dampak besar yang juga dihasilkan baik secara ekonomi dan sosial. Dalam pelaksanaannya, ITDC sebagai penyelenggara terus berkoordinasi dengan MGPA sebagai operator Sirkuit Internasional Mandalika untuk memastikan kesiapan kawasan, sirkuit, dan seluruh aspek operasional acara berjalan secara optimal.
Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan event bersama yang melibatkan dukungan dan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, BUMN, sponsor, komunitas motorsport, pelaku industri pariwisata, UMKM, hingga masyarakat lokal. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik dari tahun ke tahun.
Kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai tuan rumah tidak terlepas dari keberhasilan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pada penyelenggaraan 2025, Pertamina Grand Prix Indonesia berhasil menarik 140.324 penonton dan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Indonesia.
Lebih jauh lagi, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix Indonesia juga menjadi bagian dari upaya membangun warisan jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran event ini tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi, namun juga mendorong lahirnya berbagai bakat dan pelaku industri yang tumbuh bersama perkembangan ekosistem motorsport dan pariwisata nasional.
Manfaat tersebut dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam ekosistem event dan destinasi, sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap di berbagai sektor pendukung. Kehadiran MotoGP juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif, seni budaya, kuliner, dan pariwisata lokal untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka ke pasar nasional maupun internasional.
Sebagai bagian dari persiapan menuju Pertamina Grand Prix Indonesia 2026, ITDC bersama MGPA telah mendokumentasikan berbagai evaluasi dan pembelajaran dari penyelenggaraan sebelumnya ke dalam program peningkatan kualitas operasional yang mencakup tidak hanya kawasan sirkuit, tetapi juga kawasan The Mandalika secara umum.
Fokus utama persiapan meliputi aspek keselamatan (safety), keamanan (security), crowd control, manajemen transportasi, kebersihan kawasan, hingga pengalaman pelanggan untuk memastikan seluruh pengunjung memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Mandalika.
Di kawasan, berbagai penataan dan pemeliharaan terus dilakukan melalui optimalisasi kawasan experiential destinasi, peningkatan konektivitas menuju berbagai atraksi wisata unggulan, penguatan layanan shuttle dan sistem mobilitas kawasan, pengembangan kawasan F&B dan UMKM yang lebih terkurasi, serta peningkatan standar kebersihan, kenyamanan, dan layanan pengunjung.
Dengan pendekatan tersebut, pengunjung tidak hanya menikmati aksi balap di Sirkuit Internasional Mandalika, tetapi juga memperoleh pengalaman destinasi yang lebih lengkap sebelum, selama, dan setelah akhir pekan balapan berlangsung.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 diharapkan kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kalender olahraga internasional sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event kelas dunia dengan standar operasional terbaik dan berdampak yang berkelanjutan bagi masyarakat. (ds1)





