Home Lombok Timur Harga Tomat Turun Drastis Hanya Rp.2000 per Kilo

Harga Tomat Turun Drastis Hanya Rp.2000 per Kilo

243
0

Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan ​​Suardi

 

Lombok Timur .Ditaswara.com – Di tengah naiknya harga bahan pokok seperti beras, namun ada beberapa bahan pokok dan penting (bapokting) lainnya yang juga mengalami penurunan drastis. Salah satunya seperti tomat yang kini dijual dengan kisaran harga Rp2 ribu per kilo.

Hamdi salah satu Pedagang sayur mayur di pasar Paok Motong mengatakan, harga tomat mulai menunjukkan penurunan sejak beberapa bulan lalu. Namun penurunan yang paling drastis terjadi pada beberapa minggu terakhir.

“Harga tomat sebenarnya sudah mengalami penurunan sejak November 2022 lalu,” ucapnya, Jumat (3/2).

Adapun penurunan harga yang terjadi pada komoditas tomat sejak bulan November 2022 diawali dengan harga Rp15 ribu per kilonya, kemudian beberapa bulan setelahnya mengalami penurunan secara bertahap.

“Penurunannya tidak langsung ditekankan melainkan secara bertahap setiap minggunya, hingga saat ini harga tomat mencapai Rp2 ribu per kilo,” ujarnya.

Dituturkan Hamdi, penyebab menurunnya harga tomat dikarenakan jumlah produksi yang melimpah. Hal tersebut mengakibatkan harga pasar tomat menurun drastis.

“Biasanya makin banyak stok tomat maka makin murah harga jualnya, karena itu sudah menjadi hukum pasar,” katanya

Sementara itu, salah seorang petani tomat, Arifin mengaku sangat rugi dengan harga tomat yang ada saat ini, di samping melawan cuaca yang tak menentu juga harus siap menghadapi hukum pasar yang membuat harga menjadi anjlok.

“Sudah dilanda cuaca yang tak menentu, lagi kami dihajar oleh harga yang sangat murah,” katanya. Harga sendiri yang diambil dari para petani oleh para pengepul yakni mulai dari Rp500-1000 per kilo, harga tersebut dinilai tak sesuai dengan biaya perawatan yang dikeluarkan.

Sementara itu salah satu pembeli Hj Misna mengatakan, harga tomat murah cukup bersyukur karna pedagang pelecing rumahan, 3 hari sekali membeli tomat karna masih ada stok juga.(aty).

Baca Juga :  Hari Pertama Razia Patuh Rinjani 2023 Banyak Masyarakat Terjaring,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here