Home Lombok Timur Harkitnas ke-118 di Lombok Timur: Momentum Jaga Tunas Bangsa dan Dorong Kemandirian...

Harkitnas ke-118 di Lombok Timur: Momentum Jaga Tunas Bangsa dan Dorong Kemandirian Desa

17
0
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Kantor Bupati pada Rabu (20/5/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik,

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com.Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Kantor Bupati pada Rabu (20/5/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan Boedi Oetomo tahun 1908 demi membangkitkan kesadaran berbangsa.

Upacara khidmat ini diikuti oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan pelajar di Lombok Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Juaini Taofik membacakan amanat dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

”Tema ini merepresentasikan komitmen kita untuk menjaga Ibu Pertiwi dan bergerak maju bersama melalui perlindungan terhadap generasi muda. Kemajuan bangsa ditentukan oleh keteguhan dan persatuan rakyatnya sendiri, bukan oleh bantuan pihak luar,” ujar Juaini menyampaikan pesan Menteri Komdigi.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian ini diimplementasikan melalui sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti, Program makan bergizi gratis. Pemerataan akses pendidikan. Peningkatan sektor kesehatan.

Pemerintah saat ini tengah mengintegrasikan kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan ke dalam satu ekosistem kesejahteraan yang utuh. Salah satu langkah konkretnya adalah memperkuat ekonomi perdesaan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Koperasi ini diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa dengan menyediakan akses terhadap Penyaluran pupuk dan bantuan permodalan. Fasilitasi distribusi hasil panen dan Penyediaan sembako dan obat-obatan dengan harga terjangkau.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong kemandirian desa secara signifikan, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada pihak luar untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Baca Juga :  Evaluasi Lomba Desa Pangan Aman Bupati Lotim Berharap Semua Pihak Berikan Keterangan Yang Sesuai

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, pemerintah juga mengambil langkah tegas dalam melindungi generasi muda di ruang siber. Hal ini ditandai dengan pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal sebagai PP TUNAS.

Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menerapkan kebijakan penundaan akses bagi anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial serta platform digital berisiko tinggi lainnya. Kebijakan protektif ini diambil guna memastikan anak-anak tumbuh di ruang digital yang sehat, beretika, dan aman.

Mengakhiri amanat yang dibacakannya, Sekda Lombok Timur menegaskan bahwa Kebangkitan Nasional adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Peringatan Harkitnas 2026 menjadi panggilan penting bagi akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk menyalakan kembali semangat Boedi Oetomo.

Masyarakat diimbau untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama demi membawa Indonesia menuju kejayaan di kancah dunia.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here