
Oleh. Redaksi
Mandalika,Ditaswara.com . InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menunjuk I Made Pari Wijaya sebagai General Manager (GM) The Mandalika, menggantikan Agus Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sementara (PGS) GM. Penunjukan ini ditandai melalui serah terima jabatan yang berlangsung di Pullman Lombok Mandalika Beach Resort, pada Minggu (3/5).
Penunjukan Pari Wijaya adalah langkah strategis perusahaan, dalam mempercepat pengembangan kawasan, sekaligus memperkuat kinerja operasional dan daya tarik investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Agus Setiawan sudah menjadi bagian dari ITDC sejak 1 Februari 2013 dan mengawali kariernya di The Mandalika. Sebelum menjabat sebagai GM PGS, Agus mengemban amanah sebagai Vice President Project Engineering & Construction. Memiliki latar belakang Teknik Sipil dari Universitas Mataram, Agus mempunyai peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan memastikan kesiapan berbagai fasilitas strategis di kawasan.
Agus Setiawan menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinannya, serta harapannya atas keinginan pengembangan kawasan ke depan. “Menjadi bagian dari perjalanan pengembangan The Mandalika menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh tim dan pemangku kepentingan yang bersama-sama membangun kawasan ini hingga mencapai kemajuan seperti sekarang. Saya percaya, di bawah kepemimpinan yang baru, The Mandalika akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pariwisata nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Pari Wijaya telah bergabung dengan ITDC sejak 1 Agustus 2006 dan memulai karir di The Nusa Dua sebagai staf operasional. Ia kemudian mengemban berbagai peran strategis, mulai dari Kasi Perencanaan, Kepala Bagian Pengembangan, hingga Vice President Operation The Nusa Dua. Sejak tahun 2019, Pari dipercaya sebagai Vice President Operation The Mandalika dengan fokus pada tata kelola operasional dan pengembangan kawasan pariwisata, termasuk dalam mendukung kesiapan layanan dan penyelenggaraan event internasional di KEK Mandalika.
Selain itu, Pari juga memegang peran strategis sebagai bagian dari Design Committee The Mandalika sejak tahun 2024, Tim Transisi BTDC menjadi ITDC pada tahun 2008, serta Ketua Tim Penyelesaian Lahan dan Ketua Tim Aktivasi Bazaar. Dengan latar belakang Teknik Arsitektur dari Universitas Udayana, ia memiliki pemahaman komprehensif dalam pengelolaan kawasan pariwisata terintegrasi.
Pari menyampaikan komitmennya dalam menjalankan amanah baru tersebut sekaligus arah pengembangan kawasan ke depan. “Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh komitmen. KEK Mandalika memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, sehingga diperlukan penguatan tata kelola operasional dan kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan, guna The Mandalika tetap menjadi destinasi unggul yang kompetitif di tingkat global. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengembangan The Mandalika sebagai generator pertumbuhan pariwisata di Lombok,” ujar Pari.
Melalui kepemimpinan transisi yang dilakukan, ITDC menunjukkan komitmen untuk terus mendorong pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia berbasis sportainment, yang tidak hanya menghadirkan berbagai event internasional, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik investasi kawasan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah. (ds1)







