Home Pendidikan Gelar Pentas Seni, Prodi PIAUD IAIH Pancor Asah Kreativitas Mahasiswa Lewat Budaya

Gelar Pentas Seni, Prodi PIAUD IAIH Pancor Asah Kreativitas Mahasiswa Lewat Budaya

136
0
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor sukses menyelenggarakan Pentas Seni Mahasiswa bertajuk “Berkarya, Berbudaya, dan Berkreasi”. Acara yang berlangsung meriah di Aula IAIH Pancor ini menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat dan potensi terbaik mereka di bidang seni.

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur – Ditaswara.com. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor sukses menyelenggarakan Pentas Seni Mahasiswa bertajuk “Berkarya, Berbudaya, dan Berkreasi”. Acara yang berlangsung meriah di Aula IAIH Pancor ini menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat dan potensi terbaik mereka di bidang seni.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan bagian dari rangkaian evaluasi akhir semester serta ruang aktualisasi diri bagi para calon pendidik anak usia dini.

Kaprodi PIAUD IAIH Pancor, Baiq Halimatuzzuhrotulaini, M.Pd., menjelaskan bahwa pentas seni ini dirancang sebagai proses pembelajaran terintegrasi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga harus mampu mempraktikkan nilai-nilai akademik dalam bentuk karya nyata.

“Kegiatan ini adalah wadah integrasi nilai akademik dan non akademik. Kami ingin mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan mahasiswa dalam bidang seni dan budaya sebagai bekal mereka nantinya,” ujar Zuhro, Jumat (30/1).

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan capaian pembelajaran prodi, di mana mahasiswa dituntut mampu merancang dan mengimplementasikan program pembelajaran yang inovatif bagi anak usia dini.

Menariknya, fokus pementasan kali ini terletak pada pengembangan seni musik dan tari. Mahasiswa berhasil mengombinasikan tarian nusantara yang sarat makna dengan elemen modern, tanpa menghilangkan ruh budaya lokal.

“Kemampuan seni sangat penting bagi calon guru PAUD. Dari sini mereka belajar menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi anak-anak di masa depan,” imbuhnya.

Melihat antusiasme yang tinggi, pihak Prodi PIAUD berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Hal ini dianggap penting untuk memperkaya budaya akademik sekaligus meningkatkan kualitas lulusan IAIH Pancor yang kompetitif.

Baca Juga :  MAHASISWA KKN PMD UNRAM PERKENALKAN INOVASI BEDENGAN TERBALIK DI DESA SETILING UNTUK ATASI LAHAN KERING

“Kami berharap pentas seni ini terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya kita dalam meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat identitas budaya di lingkungan kampus,” pungkasnya.(ds2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here