Home Lombok Timur Peringati Hari Bakti Kemenkum & PAS Ke-1, Lapas Selong ‘Sentuh’ Keluarga WB...

Peringati Hari Bakti Kemenkum & PAS Ke-1, Lapas Selong ‘Sentuh’ Keluarga WB dengan Pengobatan Gratis

135
0
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, Lombok Timur, menggelar aksi sosial kemanusiaan dengan memberikan Pelayanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis secara menyeluruh pada Selasa (11/11).

Penulis,: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur – Ditaswara.com. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, Lombok Timur, menggelar aksi sosial kemanusiaan dengan memberikan Pelayanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis secara menyeluruh pada Selasa (11/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 Tahun 2025. Sasarannya mencakup tiga elemen penting: Masyarakat atau Keluarga Warga Binaan (Pengunjung), Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lapas Selong.

Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin, memimpin langsung program ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat.

”Antusiasme yang sangat luar biasa terlihat dari ekspresi bahagia para Keluarga Warga Binaan. Apresiasi dan dukungan positif masyarakat terhadap kegiatan Pemeriksaan Kesehatan ini menjadi bukti bahwa program kita ini sukses menyentuh hati,” kata Ahmad.

Perwakilan keluarga Warga Binaan yang hadir, Ibu Johriah menyampaikan terimakasih atas perhatian yang diberikan Lapas Selong tak hanya kepada para WB juga kepada keluarga yang datang berkunjung.

”Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Ini membuat keluarga kami yang sedang menjalani pembinaan di Lapas merasa kembali dianggap sebagai bagian dari Masyarakat,” ucapnya.

Senada dengan itu, seorang Warga Binaan berinisial M juga menyampaikan rasa syukurnya. ”Program ini membuat kami merasa tidak sendirian. Pemerintah memperhatikan kami dan keluarga kami dengan cara yang sangat bermartabat,” kata WB tersebut.

Lapas Selong menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar layanan medis, ini adalah investasi kemanusiaan. Setiap pemeriksaan kesehatan menjadi simbol bahwa setiap individu, terlepas dari statusnya, layak mendapatkan kesempatan untuk pulih, berkembang, dan diperlakukan secara bermartabat.

Program ini menjadi bukti nyata “wajah baru Pemasyarakatan,” di mana Lapas tidak lagi dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai jembatan menuju transformasi kemanusiaan yang berlandaskan empati, pengakuan, dan perlakuan bermartabat.(ds2)

Baca Juga :  BPVP Lombok Timur Ramaikan Muharram Expo 2025: Gelar Pelatihan Vokasi Gratis, Siap Bikin Skillmu Auto-Naik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here