Home Berita Sivitas Akademika IAIH Pancor Ajak Elemen Bangsa Tiru Semangat Pendiri NBDI

Sivitas Akademika IAIH Pancor Ajak Elemen Bangsa Tiru Semangat Pendiri NBDI

231
0
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, alumni dan hubungan Masyarakat IAIH Pancor Dr. Abdul Hayyi Akrom, M. Pd

Penulis: Buati Sarmi

Redaktur : Mustaan ​​Suardi

Lombok Timur – Diswara.com . Sivitas Akademika Institut Agama Islam HAMZANWADI (IAIH) Pancor mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk meneladani semangat luhur para pendiri bangsa, khususnya dalam momentum peringatan 82 tahun berdirinya Madrasah Nahdhatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI). Ajakan ini disampaikan bertepatan dengan peringatan milad NBDI yang jatuh pada hari ini, Senin (21/4) di Pancor, Lombok Timur.

NBDI, yang Didirikan pada tanggal 21 April 1943 oleh Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Barat, al Magfurullah TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid, merupakan tonggak penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia Timur. Madrasah ini menjadi pusat pendidikan perempuan pertama di kawasan tersebut, hadir sebagai jawaban atas kondisi sosial bangsa yang kala itu masih tertinggal dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Pendirian NBDI juga menjadi bukti nyata dari visi dan komitmen TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid dalam memajukan kaum perempuan Nusantara, khususnya di Lombok, setelah sebelumnya mendirikan Madrasah Nahdhatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) pada tahun 1934.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Hubungan Masyarakat IAIH Pancor, Dr. Abdul Hayyi Akrom, M.Pd., menekankan pentingnya bagi seluruh elemen bangsa untuk mengambil pelajaran berharga dari sejarah pendirian NBDI. Pelajaran tersebut meliputi keteguhan iman dan taqwa, semangat perjuangan, semangat pantang menyerah, kontribusi nyata, emansipasi, serta dedikasi untuk memberikan yang terbaik bagi agama dan bangsa. Nilai-nilai ini telah dicontohkan oleh al Magfurullah TGKH. Zaenuddin Abdul Majid melalui pendirian madrasah NBDI.

”emangat dan daya juang yang diwariskan oleh pendiri NBDI tetap sangat relevan bagi generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan. Di tengah keterbatasan zaman pada masa itu, TGKH. Zaenuddin Abdul Majid menunjukkan ghirah (semangat) yang membara dalam mencerdaskan dan memajukan kualitas hidup kaum perempuan melalui NBDI. Momentum berdirinya NBDI ini juga bertepatan dengan semangat emansipasi wanita yang diperingati setiap tanggal 21 April sebagai Hari Kartini,” ucapnya.

Baca Juga :  Ketua Persit KCK Kodim 1615/Lotim Kunjungi Lokasi TMMD Ke-121 di Desa Kesik

Menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks, Sivitas Akademika IAIH Pancor menilai bahwa pelajaran dari pendirian NBCI sangat relevan. Dalam memajukan bangsa, landasan iman dan taqwa harus menjadi pijakan utama. ”Selain itu, sikap optimis dan pantang menyerah terhadap keterbatasan, serta menjaga semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi agama dan bangsa, harus terus dihidupkan dalam diri setiap generasi penerus,” tutupnya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here