Home Pendidikan Mahasiswa IAIH Pancor Perangi Narkoba dan Judi Online

Mahasiswa IAIH Pancor Perangi Narkoba dan Judi Online

123
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Maraknya peredaran narkoba dan judi online (Judol) semakin mengkhawatirkan Lombok Timur (Lotim). Sehingga untuk menekan maraknya narkoba dan Judol ini, mahasiswa Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, selain diberikan pemahaman terkait jerat maut narkoba dan judol, juga diajak meminimalisir Judol dan memerangi peredaran Narkoba di daerah ini, pada Rabu (4/9) berlangsung di Auditorium kampus IAIH Pancor.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIH Pancor, Abdul Hayyi Akrom, pada kesempatan itu mengatakan, mahasiswa IAIH Pancor merupakan bagian dari elemen penting dalam perjalanan bangsa. Sehingga mereka sedini mungkin harus disadarkan apa yang menjadi musuh bagi mereka.

Maka harus dipastikan, bahwa generasi muda terutama mahasiswa sebagai bagian dari komponen yang terlibat melawan segala bentuk peredaran dan penggunaan obat terlarang, termasuk Judol tersebut.

”IAIH Pancor secara tegas bagian elemen bangsa, yang terus melawan segala bentuk peredaran dan penggunaan narkoba dan Judol, karena kita semua tahu ini sangat merugikan bangsa kita,” kata Hayyi.

”Dalam tata tertib kemahasiswaan, jelas mahasiswa yang kedapatan menggunakan obat terlarang, itu adalah pelanggaran berat. Kami tidak pandang bulu, siapa pun itu konsekuensinya dikeluarkan dari kampus,” sambungnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Lotim HM Juani Taofik, melalui Asisten Bidang Pemerintahan, H. Hadi Fathurrahman, mengatakan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta Judol ini menjadi perhatian serius Pemda.

Bahkan informasi diterimanya dari Satuan Reserse Narkoba Polres Lotim, bahwa yang mendekam dibalik jeruji besi itu sekitar 60 persen sampai 70 persen itu terjerat kasus narkoba.

Tentu ini menjadi hal yang cukup miris dan masalah sangat besar. Sehingga mengajak semua pihak termasuk mahasiswa, bagaimana melakukan hal-hal positif, gerakan bersama mencegah hal ini terjadi, meminimalisir dan mitigasi, bekerjasama dengan Polres Lotim menyisir lokasi yang menjadi sarang narkoba.

Baca Juga :  Mahasiswa IAIH Pancor Sabet Gelar Juara di MTQM UIN Mataram 2025

”Kita akan memperkecil gerakan peredaran narkoba di Daerah. Harapan kita bersama, mensterilkan Lombok Timur dari narkoba. Minimal mengurangi dengan cepat, jangan sampai generasi kita tercemar narkoba,” tegas Hadi.

Selain peredaran dan penyalahgunaan narkoba menjadi kekhawatiran, termasuk pula Judol bagian yang menjadi kekhawatiran kita. Berdasarkan informasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dalam sehari menghapus 10 ribu lebih situs atau akun Judol. Kendati telah di hapus, akan tetapi akun Judol baru tetap muncul kembali.

”Setidaknya kita melakukan pencegahan mulai dari keluarga. Terus memberikan pemahaman pada masyarakat, apa dampak buruk narkoba dan judi online,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Kasat Narkoba Polres Lotim, IPTU Muhammad Naufal Trinugraha, SIK, dihadapan mahasiswa menjelaskan jenis-jenis narkoba dan jenis barang lainnya yang sama-sama memiliki kandungan zat adiktif, yang membahayakan. Sementara Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, memberikan pemahaman dampak Judol bagi generasi muda dan masyarakat.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here