Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim) mengatensi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitasnya pada Pilkada 2024.
Kepala Dinas Dikbud Lotim Izzuddin mengatakan bahwa pihaknya diberbagai kesempatan tetap memperingati mulai ASN, pejabat lingkup pegawai di UPT Dikbud, pengawas, kepala sekolah maupun para guru agar tetap menjaga netralitas. Jika didapatkan adanya ASN lingkup Dikbud yang terbukti tidak netral dalam Pilkada 2024 maka akan di sanksi tegas berupa ancaman pemecatan.
”Kalau ada terbukti ASN guru, kepala sekolah, UPTD, pengawas termasuk pejabat di dinas melakukan cawe-cawe di Pilkada kita akan usulkan untuk berhentikan,” ucapnya saat ditemui media ini, Senin (8/7).
Dikatakan bahwa dalam aturan seorang ASN sama sekali tidak diperbolehkan untuk terlibat lansung pada politik praktis entah itu mendukung maupun menjadi timses.
”Kalau ditemukan ada ASN yang tidak netral silahkan lapor. Kita akan langsung memproses,” tegasnya.
Izzuddin berharap kepada seluruh ASN di lingkup Dikbud untuk fokus bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.
”Utamanya bagaimana fokus meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur. Semoga apa yang menjadi arahan kita ini diperhatikan oleh para ASN,” pungkasnya.(ds2)








