Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. SMA Negeri 1 Aikmel (Smanel) merupakan salah satu sekolah tingkat menengah atas sederajat dengan kategori unggul di kabupaten Lombok Timur (Lotim) bahkan di tingkat provinsi NTB dan kerap mencetak siswa/siswi berprestasi baik pada bidang akademik maupun non akademik.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Aikmel, Drs. Lalu Muhammad Ali Iftihar mengatakan bahwa sudah menjadi tradisi di Aikmel atau sejak mulai berdirinya sekolah ini selalu menjadi 5 besar di Lombok Timur. “Secara tradisi disini untuk Olimpiade setiap tahun tidak pernah kita lepas kalaupun untuk tahun ini tidak ada sampai tingkat nasional,” Ucapnya saat ditemui media ini diruangannya, Senin (16/10).
“Dan Alhamdulillah tahun 2022 lalu sekolah kita berhasil mengikuti olimpiade tingkat kabupaten mewakili Lombok Timur di tingkat provinsi, kedua setelah SMAN 1 Selong,” lanjutnya.
Tak hanya di bidang akademik saja, SMA Negeri 1 Aikmel juga kerap mencetak siswa siswi berprestasi di bidang non akademik seperti menjadi juara basket tingkat kabupaten, mecetak pemain di Voli 2 mewakili provinsi NTB, gerak jalan mewakili Lombok Timur ke tingkat provinsi pada September 2023 lalu, dan pada progre bisa menjadi juara favorit tingkat provinsi NTB tingkat SMA /SMK se provinsi NTB. “Disamping itu juga banyak prestasi-prestasi yang lain,” Katanya.
“Kita tidak pernah melepas ketika ada siswa siswi kita yang memiliki kompetensi untuk kita hidupkan,” sambungnya.
Sekolah ini juga selalu memperhitungkan gengsi dari kegiatan event atau kejuaraan yang diikuti. “Jadi kita pilih dia event event yang harus kita ikuti, bukannya kita meremehkan event dibawahnya tapi kita sesuaikan dengan kemampuan yang ada disekolah,” sebutnya.
Dituturkan lebih jauh, bahwa pihaknya juga telah berpartisipasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram untuk pidato bahasa inggris dan berhasil masuk 10 sepuluh besar. Bersamaan dengan itu pula ada pidato bahasa arab dengan menyertakan anak-anak yang paham Al-Qur’an dan untuk hasil pun tidak mengecewakan.
Disebutkan pula, bahwa SMAN 1 Aikmel ini 24 jam hidup tidak pernah tidur. Dimana kegiatan ekstrakulikuler itu diberikan ruang dan waktu seluas-luasnya serta tidak membatasi ekstra-ekstra yang akan diikuti siswanya selama ada pelatih dan pendamping yang kompeten.
Selain itu, SMAN 1 Aikmel juga berupaya memaksimalkan prestasi gurunya yang dapat mempengaruhi prestasi siswanya. “Adapun dukungan dari warga sekolah terutama guru-guru yang selalu saling support sehingga tidak ada temen-temen yang kelihatan lemah,” ungkapnya.
Lalu Ali juga selalu mendengungkan “bangun tradisi untuk juara”. Sebab membangun tradisi tidak mudah, maka dikatakannya bahwa merusak tradisi dalam sekejap itu bisa tapi membangun tradisi adalah perlu proses pengetahuan. “Kita memberikan ruang itu selalu kita berikan motivasi bahwa kesempatan ini hanya datang sekali, kesempatan emas itu datangnya hanya sekali,” imbuhnya.
Guna tetap menjaga tradisi menjadi sekolah unggulan pihak sekolah akan terus meningkatkan pengelolaannya dan merekrut siswa-siswi sejak mulai bersekolah di smanel akan diberikan treatment dan bekal sehingga anak-anak tersebut betah. “Kita berikan mereka ruang seluas-luasnya untuk mereka berkreasi, berprestasi. Dan dengan jalan inilah kita tidak akan pernah kehilangan stok dan selalu ada stok,” Pungkasnya.(ds2)








